UKIRAN MUSEUM ISTANA BASA PAGARUYUNG MEMPUNYAI NILAI SENI YANG TINGGI

- Kontributor

Rabu, 6 Oktober 2021 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar,Berbagai seni ukiran menjadi tolak ukur dan ketinggian budaya  suatu bangsa maupun daerah,dan sebagai warisan budaya tentu dibutuhkan upaya untuk melestarikannya.

Di Sumatera Barat banyak dijumpai ukiran yang mempunyai nilai seni yang tinggi,dan ukiran ini selalu menjadi penghias rumah gadang,selain itu juga mencerminkan nilai luhur bangsa.

Seperti yang terdapat dibangunan Istana Basa Pagauryung,atau lebih dikenal dengan museum Istana Basa pagaruyung,Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan proses pembuatan ukiran yang mahal menjadi salah satu faktor menyebabkan kebudayaan ini mulai banyak ditinggalkan. Perlu dibuat sebuah penelitian yang membahas tentang ragam hias ukiran Minangkabau menjadi sebuah karya ilmiah tertulis agar bisa diketahui masyarakat untuk memahami makna, struktur dan filosofinya.

Menggunakan metode penilitian kualitatif deskriptif dengan analisis interaktif, terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menjelaskan struktur kompenen dan makna simbolis dari setiap pola motif ukiran yang dipakai di lima bagian dalam Istana Baso Pagaruyung yaitu singok (atap), pintu, ventilasi, langit-langit, dan kaki istana.

Simbolis ukiran Minangkabau mencerminkan kehidupan sehari-sehari masyarakat Minangkabau yang dituangkan dalam sebuah pituah Minangkabau.

Pituah-pituah tersebut mempunyai dua makna tafsiran yaitu denotatif dan konotatif, sehingga secara simbolis ukiran yang dibuat menyampaikan pesan yang tersirat dan tidak tersirat bagi setiap orang yang melihatnya, serta menjadikan sarana mendidik dan menegur masyarakat Minangkabau.

Kini Museum Istana Pagaruyung terus dikembangkan dan fasilitas pendukung pun ditingkatkan agar wisatawan dapat terlayani secara maksimal.

Terbaru, dilaksanakan pembangunan areal parkir kendaraan untuk menampung pengunjung yang datang ke museum ini, diperkirakan akhir tahun ini areal parkir tersebut dapat dimanfaatkan, posisinya sebelah timur museum dan berbatasan langsung dengan halaman museum.(an/LAP)

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Allex Saputra Putra Tarantang Sayang mendominasi berdasarkan Survey per Mei 2024
Anies Baswedan: seandainya Pilgub DKI digelar 2022, tidak diundur, saya akan lebih memilih itu
Indonesia dipastikan lolos ke Rond 3 Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia 2027
Kamu Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia?
AMPHIBI Tanam Mangrove DI Muara Percut dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Problem pada Gardu Induk PLN Sumatera, 4 Provinsi Lumpuh Total
AMPHIBI Ciliwung Lakukan Susur Sungai, Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Yusra, S.HI, : Penyuluh Agama Islam/Pendamping Proses Produk Halal

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 00:43 WIB

Allex Saputra Putra Tarantang Sayang mendominasi berdasarkan Survey per Mei 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:25 WIB

Anies Baswedan: seandainya Pilgub DKI digelar 2022, tidak diundur, saya akan lebih memilih itu

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:07 WIB

Indonesia dipastikan lolos ke Rond 3 Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia 2027

Selasa, 11 Juni 2024 - 01:36 WIB

Kamu Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia?

Sabtu, 8 Juni 2024 - 11:30 WIB

AMPHIBI Tanam Mangrove DI Muara Percut dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:18 WIB

Problem pada Gardu Induk PLN Sumatera, 4 Provinsi Lumpuh Total

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:20 WIB

AMPHIBI Ciliwung Lakukan Susur Sungai, Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:08 WIB

Yusra, S.HI, : Penyuluh Agama Islam/Pendamping Proses Produk Halal

Berita Terbaru