Amphibi audiensi dengan KEMENPAREKRAF KEBERLANJUTAN PEN MANGROVE MENJADI DESTINASI WISATA DESA DAN ATASI ABRASI

- Kontributor

Selasa, 8 Februari 2022 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Infrastruktur bersama Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) bahas keberlanjutan mangrove menjadi destinasi wisata desa serta atasi abrasi pantai pesisir melalui daring zoom meeting pada,
Selasa (08/02/2022).

Tampak dalam virtual zoom meeting tersebut Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur–Parlan, Ronald Pantun, Direktur Tata Kelola Destinasi-Indra Ni Tua, Perwakilan Direktorat Pengembangan Destinasi II–Widayanti Bandia, Perwakilan Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata–Imas Masrina, Perwakilan Direktorat Wisata Minat Khusus–Nia Agmon, Koordinator Perancangan Destinasi, Koordinator Ekosistem Pariwisata, Koordinator Manajemen Krisis, Koordinator Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan.

Sementara perwakilan AMPHIBI diikuti jajaran pengurus inti sebanyak 25 orang yang dipimpin Agus Salim Tanjung selaku Ketua Umum beserta Hario Damar Kepala Pusat Diklat Pajak Kemenkeu RI.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut pula hadir kepala desa Tanjung Rejo-Selamet selaku tuan rumah saat virtual zoom berlangsung di aula desa tanjung rejo, kades bagan serdang-Imran, kades bagan kuala-Syafril, kades desa Sentang dan desa Bogak Besar serta kades pantai mekar kab.muara gembong kab.bekasi dan para ketua kelompok tani KTH Amphibi se 6 desa.

Pembukaan diskusi oleh Kapusdiklat Pajak KemenKeu RI-Hario Damar menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan AMPHIBI adalah konservasi lingkungan, khususnya restorasi mangrove untuk mengatasi abrasi dan kerusakan panta di pesisir yang semakin memprihatinkan.

Dimana potensi ini juga dapat dijadikan sebagai alternatif wisata, Hario juga menjelaskan bahwa kegiatan Amphibi ini sangat berhubungan dengan pemulihan ekonomi masyarakat,untuk itu perlu didorong dan didukung penuh, “ucap Hario.

Disamping itu Amphibi juga sedang mengonsepkan pola tanam mangrove dilokasi terdampak Abrasi yang telah mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Melalui penanaman mangrove diharap bisa menghidupkan ekonomi masyarakat melalui berbagai usaha dan edukasi destinasi wisata mangrove seperti budidaya kepiting, udang, perikanan,wisata taman labirint mangrove, kerajinan dan makanan dari bahan mangrove seperti batik, dodol, keripik, syrop, jus dll dan homestay di area mangrove,model konservasi seperti ini bisa ditawarkan pada G20 yang akan berlangsung di bulan oktober 2022 tahun ini, “tutur Hario.

Selanjutnya diskusi diawali dengan pemaparan ketua umum Amphibi Agus Salim Tanjung yang menjelaskan bahwa kondisi pantai di sumatera utara dan pesisir Indonesia saat ini telah mengalami abrasi yang sangat memprihatinkan.

Daratan di pesisir pantai sumatera utara saat ini telah hilang hingga 500 sampai 1.000 meter,tentunya hal ini perlu dilakukan mitigasi seperti restorasi mangrove, “papar Agus ST.

Ditahun 2022 ini kami akan Fokus dilokasi terdampak abrasi di 7 Desa di 2 Kabupaten di Sumatera Utara dan 2 desa di Kabupaten Bekasi Jawa Barat, jelas Agus ST.

Selain mangrove dapat mengatasi abrasi pantai, hutan mangrove juga dapat dijadikan daerah tujuan wisata.
Tentunya hal ini diperlukan dukungan dan kerjasama dengan Kemenparekraf.

Salah satu desa yang telah dilakukan restorasi dan dapat dijadikan pilot project, adalah Desa Tanjung Rejo kec.percut sei tuan kab.Deli Serdang Sumatera Utara yaitu Pantai Bumi Mangrove. Desa Tanjung Rejo sendiri telah mengolah mangrove menjadi produk, seperti: dodol,keripik, batik, jus, syrop dll, “ujar Agus ST.

Oleh karena itu, AMPHIBI mendorong Desa Tanjung Rejo dapat menjadi destinasi wisata, dengan produk kerajinan yang cukup beragam.
Kondisi eksisting desa juga telah memiliki homestay. Ada 2 rumah yang aktif disewakan dan 10 lagi sedang dalam sosialisasi. Kendala yang dihadapi Desa Tanjung Rejo saat ini adalah pemasaran dan promosi, sehingga diharapkan Menteri Parekraf dapat mendukung, “ucap Agus ST.

Menjawab harapan Amphibi untuk kehadiran Menteri Parekraf, Direktur Tata Kelola Destinasi-Indra Ni Tua menyampaikan bahwa Wisata mangrove, baik yang restorasi maupun yang sudah jadi, sudah pernah dikunjungi Menteri Parekraf. Menteri sangat mengapresiasi terhadap usaha yang dilakukan masyarakat,apalagi sesuai dengan prinsip Community Based Tourism, “ucap Indra.

Lanjut Indra, Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) bisa menjadi referensi dalam mengembangkan homestay usaha masyarakat.
Cukup dengan mengoptimalkan bangunan khas lokal dengan beberapa standar minimum yang harus disediakan, “ucapnya.

Untuk bisa mendatangkan Menteri Parekraf adalah dengan mendaftar pada ADWI 2022, jika dapat masuk 100/50 besar maka Menteri Parekraf dapat berkunjung dan merasakan destinasi wisata secara langsung, “jelas Indra.

Sementara perwakilan Direktorat Wisata Minat Khusus -Nia Agmon menyampaikan bahwa Program PEN di D6 bisa disinergikan dengan program yang dilaksanakan AMPHIBI, karena peruntukan Program PEN di D6 adalah mengembangkan desa-desa berbasis ekowisata, termasuk di dalamnya wisata mangrove.

Mekanisme pelaksanaan, persyaratan dan kriteria masih menunggu Juknis yang saat ini sedang dalam tahap penyusunan.
Untuk lokus, akan ditentukan melalui pengajuan proposal dengan dikurasi oleh Tim, “ucap Nia.

Selain itu, program lain yang dapat disinergikan dengan D6 terdapat Program Pengemasan Produk Wisata melalui pembuatan Pola Perjalanan dan Story Telling,sementara untuk program regular yang saat ini dilaksanakan di D6 masih berfokus pada lokasi di 5 DSP, “tutur Nia. (**Read/bn/Ns)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Allex Saputra Putra Tarantang Sayang mendominasi berdasarkan Survey per Mei 2024
Anies Baswedan: seandainya Pilgub DKI digelar 2022, tidak diundur, saya akan lebih memilih itu
Indonesia dipastikan lolos ke Rond 3 Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia 2027
Kamu Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia?
AMPHIBI Tanam Mangrove DI Muara Percut dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Problem pada Gardu Induk PLN Sumatera, 4 Provinsi Lumpuh Total
AMPHIBI Ciliwung Lakukan Susur Sungai, Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Yusra, S.HI, : Penyuluh Agama Islam/Pendamping Proses Produk Halal

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 00:43 WIB

Allex Saputra Putra Tarantang Sayang mendominasi berdasarkan Survey per Mei 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:25 WIB

Anies Baswedan: seandainya Pilgub DKI digelar 2022, tidak diundur, saya akan lebih memilih itu

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:07 WIB

Indonesia dipastikan lolos ke Rond 3 Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia 2027

Selasa, 11 Juni 2024 - 01:36 WIB

Kamu Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia?

Sabtu, 8 Juni 2024 - 11:30 WIB

AMPHIBI Tanam Mangrove DI Muara Percut dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:18 WIB

Problem pada Gardu Induk PLN Sumatera, 4 Provinsi Lumpuh Total

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:20 WIB

AMPHIBI Ciliwung Lakukan Susur Sungai, Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:08 WIB

Yusra, S.HI, : Penyuluh Agama Islam/Pendamping Proses Produk Halal

Berita Terbaru