Bnewsmedia.id Padang – Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0, saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Pertandingan kali ini merupakan penentu bagi kedua tim untuk lolos ke semifinal Soeratin U15.
Diketahui Kinantan FC Padang adalah tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan potensi sehingga memberi warna baru dalam kompetisi tingkat remaja ini.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
Sebagai pendatang baru mampu melaju ke semifinal ini merupakan capaian yang luar biasa. Ibarat bayi yang baru lahir yang sudah memperlihatkan keperkasaannya.
“Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC U15,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Legend Semen Padang era 90 an Agus Rianto bersama Ketua Kinantan FC Dedy Sartria
Laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan.
Aksi memukau Rahmat Jojo dan kawan- kawan berhasil menembus lini pertahanan lawan hingga gol pun tercipta. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Feri didampingi Asisten Pelatih Eka Rios,Wilian dan Fahmi, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk menambah amunisi serangan
Strategi total football yang diterapkan Dirtek Kinantan, berhasil menambah pundi-pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan pertandingan penentu. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkapkan terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin U15 tersebut, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permainan tidak berkembang. Namun, kita tetap berkomunikasi dengan pemain, memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, instruksi berjalan, anak-anak kembali bermain normal hingga kemenangan ada pada kita,” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Padang,Bnewsmedia-Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0, saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Pertandingan kali ini merupakan penentu bagi kedua tim untuk lolos ke semifinal Soeratin U15.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
Diketahui Kinantan FC Padang adalah tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan potensi sehingga memberi warna baru dalam kompetisi tingkat remaja ini.
Sebagai pendatang baru mampu melaju ke semifinal ini merupakan capaian yang luar biasa. Ibarat bayi yang baru lahir yang sudah memperlihatkan keperkasaannya.
“Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC U15,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Legend Semen Padang era 90 an Agus Rianto bersama Ketua Kinantan FC Dedy Sartria
Laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan.
Aksi memukau Rahmat Jojo dan kawan- kawan berhasil menembus lini pertahanan lawan hingga gol pun tercipta. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Feri didampingi Asisten Pelatih Eka Rios,Wilian dan Fahmi, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk menambah amunisi serangan
Strategi total football yang diterapkan Dirtek Kinantan, berhasil menambah pundi-pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan pertandingan penentu. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkapkan terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin U15 tersebut, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permainan tidak berkembang. Namun, kita tetap berkomunikasi dengan pemain, memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, instruksi berjalan, anak-anak kembali bermain normal hingga kemenangan ada pada kita,” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Padang,Bnewsmedia-Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0, saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Pertandingan kali ini merupakan penentu bagi kedua tim untuk lolos ke semifinal Soeratin U15.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
Diketahui Kinantan FC Padang adalah tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan potensi sehingga memberi warna baru dalam kompetisi tingkat remaja ini.
Sebagai pendatang baru mampu melaju ke semifinal ini merupakan capaian yang luar biasa. Ibarat bayi yang baru lahir yang sudah memperlihatkan keperkasaannya.
“Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC U15,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Legend Semen Padang era 90 an Agus Rianto bersama Ketua Kinantan FC Dedy Sartria
Laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan.
Aksi memukau Rahmat Jojo dan kawan- kawan berhasil menembus lini pertahanan lawan hingga gol pun tercipta. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Feri didampingi Asisten Pelatih Eka Rios, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk menambah amunisi serangan
Strategi total football yang diterapkan Dirtek Kinantan, berhasil menambah pundi-pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan pertandingan penentu. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkapkan terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin U15 tersebut, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permainan tidak berkembang. Namun, kita tetap berkomunikasi dengan pemain, memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, instruksi berjalan, anak-anak kembali bermain normal hingga kemenangan ada pada kita,” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Padang,Bnewsmedia-Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0, saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Pertandingan kali ini merupakan penentu bagi kedua tim untuk lolos ke semifinal Soeratin U15.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
Diketahui Kinantan FC Padang adalah tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan potensi sehingga memberi warna baru dalam kompetisi tingkat remaja ini.
Sebagai pendatang baru mampu melaju ke semifinal ini merupakan capaian yang luar biasa. Ibarat bayi yang baru lahir yang sudah memperlihatkan keperkasaannya.
“Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC U15,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Legend Semen Padang era 90 an Agus Rianto bersama Ketua Kinantan FC Dedy Sartria
Laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan.
Aksi memukau Rahmat Jojo dan kawan- kawan berhasil menembus lini pertahanan lawan hingga gol pun tercipta. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Feri didampingi Asisten Pelatih Eka Rios, Romero, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk menambah amunisi serangan
Strategi total football yang diterapkan Dirtek Kinantan, berhasil menambah pundi-pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan pertandingan penentu. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkapkan terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin U15 tersebut, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permainan tidak berkembang. Namun, kita tetap berkomunikasi dengan pemain, memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, instruksi berjalan, anak-anak kembali bermain normal hingga kemenangan ada pada kita,” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Padang,Bnewsmedia-Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0, saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Pertandingan kali ini merupakan penentu bagi kedua tim untuk lolos ke semifinal Soeratin U15.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
Diketahui Kinantan FC Padang adalah tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan potensi sehingga memberi warna baru dalam kompetisi tingkat remaja ini.
Sebagai pendatang baru mampu melaju ke semifinal ini merupakan capaian yang luar biasa. Ibarat bayi yang baru lahir yang sudah memperlihatkan keperkasaannya.
“Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC U15,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Legend Semen Padang era 90 an Agus Rianto bersama Ketua Kinantan FC Dedy Sartria
Laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan.
Aksi memukau Rahmat Jojo dan kawan- kawan berhasil menembus lini pertahanan lawan hingga gol pun tercipta. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Feri didampingi Asisten Pelatih Eka Rios, Romero, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk menambah amunisi serangan
Strategi total football yang diterapkan Dirtek Kinantan, berhasil menambah pundi-pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan pertandingan penentu. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkapkan terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin U15 tersebut, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permainan tidak berkembang. Namun, kita tetap berkomunikasi dengan pemain, memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, instruksi berjalan, anak-anak kembali bermain normal hingga kemenangan ada pada kita,” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Padang,Bnewsmedia-Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0 saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, skuat muda besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Bisa dikatakan pertandingan kali ini laga penentu kedua tim untuk memperebutkan tiket semifinal Soeratin U15.
Kinantan FC Padang merupakan tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan kualitas sehingga memberi warna baru di kancah Soeratin ini.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
“Mengantongi satu tiket ke semifinal di piala soeratin, ini capaian yang luar biasa bagi tim pendatang baru. Ibarat bayi yang baru lahir yang mampu memperlihatkan keperkasaannya.
Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Sementara laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan sekaligus aksi memukau Rahmat Jojo berhasil menembus lini pertahanan Persiju dan mencetak gol. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Ferry yang didampingi Asisten Pelatih Eka Rios, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk mempertajam line serangan.
Strategi total football yang diterapkan berhasil menambah pundi pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan juru kunci tim lolos ke semifinal. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkap terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin Cup U15 Asprov PSSI Sumatera Barat, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permain tidak berkembang. Namun, kita tetap jalin komunikasi untuk memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, anak-anak kembali bermain normal sesuai instruksi dan menang” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Padang,Bnewsmedia-Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0 saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.
Melakoni debut keempatnya, skuat muda besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Bisa dikatakan pertandingan kali ini laga penentu kedua tim untuk memperebutkan tiket semifinal Soeratin U15.
Kinantan FC Padang merupakan tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan kualitas sehingga memberi warna baru di kancah Soeratin ini.
ADVERTISEMENT
IKLAN
D
DEVTECHINDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT
Punya Ide Aplikasi?
Wujudkan ide digital Anda
bersama tim developer
profesional.
devtech.app
D
BUSINESS DASHBOARD
Overview
PROJECT
128
USER
8.4K
WEB APP
MOBILE APP
CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana
hingga sistem skala besar.
“Mengantongi satu tiket ke semifinal di piala soeratin, ini capaian yang luar biasa bagi tim pendatang baru. Ibarat bayi yang baru lahir yang mampu memperlihatkan keperkasaannya.
Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC,” ujar legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.
Sementara laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.
Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan sekaligus aksi memukau Rahmat Jojo berhasil menembus lini pertahanan Persiju dan mencetak gol. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Dirtek Satria Ferry yang didampingi Asisten Pelatih Eka Rios, memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk mempertajam line serangan.
Strategi total football yang diterapkan berhasil menambah pundi pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.
Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan juru kunci tim lolos ke semifinal. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkap terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.
Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin Cup U15 Asprov PSSI Sumatera Barat, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.
Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.
“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permain tidak berkembang. Namun, kita tetap jalin komunikasi untuk memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, anak-anak kembali bermain normal sesuai instruksi dan menang” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow