Amphibi Sumbar Salurkan Bantuan dan Bantu Pemulihan Pasca Galodo di Malalo Tanah Datar

- Tim

Minggu, 7 Desember 2025 - 03:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Warga menerima bantuan sembako dari Amphibi Sumbar di Posko 05 Muaro Ambius, Guguak Malalo, Tanah Datar.

Warga menerima bantuan sembako dari Amphibi Sumbar di Posko 05 Muaro Ambius, Guguak Malalo, Tanah Datar.

TANAH DATAR bnewsmedia.id — Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (Amphibi) Wilayah Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan dan kemanusiaan. Organisasi ini menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir bandang (galodo) yang menerjang kawasan Malalo Tigo Jurai, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Bencana galodo yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan parah di sejumlah titik. Aliran banjir membawa material lumpur, kayu, hingga batu besar, menghancurkan rumah warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian. Sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan masih bertahan di posko pengungsian menunggu pemulihan daerah terdampak.

Penggalangan Dana Publik

Bantuan yang disalurkan Amphibi berasal dari hasil penggalangan donasi publik selama kurang lebih satu pekan. Dukungan datang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari bantuan berupa uang tunai, bahan kebutuhan pokok, perlengkapan logistik, hingga pakaian layak pakai.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS →

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Amphibi Sumbar, Lingga Ananda, memimpin langsung penyaluran ke lokasi terdampak pada Sabtu (06/12/2025). Ia didampingi Wakil Ketua Yanti Dewi Murni, Sekretaris Wilayah Roni Pasla, Bendahara Lili Fatmah, jajaran DPD Amphibi Tanah Datar, serta simpatisan dan relawan.

“Ini bentuk solidaritas kita terhadap saudara-saudara di Malalo. Bantuan ini bukan hanya materi, tetapi wujud empati dan kebersamaan agar mereka tidak merasa sendiri,” ujar Lingga.

Distribusi Bantuan ke Posko dan Warga Terdampak

Tahap pertama distribusi dilakukan di Posko Bencana Guest House Tambasa. Amphibi menyerahkan logistik dan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Dusun Muaro Ambius, Kenagarian Guguak Malalo — salah satu titik yang mengalami dampak terparah. AMPHIBI menggandeng Laskar Merah Putih (LMP) Sumbar dan LSM QBar untuk mempercepat penyaluran dan pemetaan kebutuhan mendesak warga.

Di lokasi tersebut, relawan menyalurkan bantuan langsung kepada warga dan Posko 05 Muaro Ambius. Mereka juga membantu pembersihan rumah-rumah warga yang masih dipenuhi lumpur tebal serta material dari hulu sungai.

“Banyak warga yang masih syok. Rumahnya rusak, aktivitas harian lumpuh. Kehadiran relawan seperti ini yang sangat mereka butuhkan,” kata salah seorang relawan setempat.

Harapan Bagi Pemulihan Jangka Panjang

Selain bantuan logistik, Amphibi menegaskan dukungan jangka panjang untuk pemulihan ekosistem pascabencana dan edukasi mitigasi bencana lingkungan. Mereka menilai faktor kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) harus menjadi perhatian utama pemerintah dan semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pemulihan psikologis, hunian, dan lingkungan harus berjalan bersamaan. Kita berharap pemerintah daerah dan masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan deras,” ungkap Lingga.

Amphibi juga mengajak masyarakat untuk tetap peduli dan tidak berhenti membantu hingga para korban benar-benar pulih.

“Semoga musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk menjaga alam, karena alam pasti memberi dampak saat kita mengabaikannya,” katanya.

Tentang Bencana Galodo Malalo

Banjir bandang yang dikenal sebagai galodo ini dipicu curah hujan tinggi di kawasan perbukitan yang mengelilingi Danau Singkarak. Material dari lereng ikut terbawa arus sungai sehingga memperparah kerusakan. Sejumlah rumah dilaporkan hanyut, akses transportasi terputus, dan ratusan warga terdampak harus mengungsi.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Tim Liputan

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Amphibi Sumbar menyalurkan bantuan logistik dan turut membantu pemulihan pasca banjir bandang (galodo) di Malalo, Tanah Datar. Bantuan berasal dari penggalangan dana publik selama sepekan.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 09:31 WIB

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Jumat, 18 September 2026 - 10:34 WIB

Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Berita Terbaru