Home / Tak Berkategori

Refleksi Existensi AMPHIBI 2021 Ditutup Dengan Penanaman Mangrove Di Malam Pergantian Tahun

- Tim

Senin, 4 November 2024 - 00:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Serdang Bedagai– Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia atau AMPHIBI didirikan pada 1 agustus 2016 dan terdaftar di KemenkumHam (AHU) pada 25 agustus 2016.

Selaku organisasi lingkungan hidup yang berdiri independen dan diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 “Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup” dijelaskan dalam BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 butir (27) yang menyatakan : “Organisasi lingkungan hidup adalah kelompok orang yang terorganisasi dan terbentuk atas kehendak sendiri yang tujuan dan kegiatannya berkaitan dengan lingkungan hidup”.

Selama 5 tahun berdiri, lembaga Amphibi telah mengibarkan sayapnya diseluruh Nkri dengan berbagai Aksi Nyata (Real Action).

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiada hari tanpa Aksi”, “Amphibi Hadirkan Solusi”
Yel yel tersebut sering terucap disaat Amphibi melakukan Aksi.

Selain berkomitmen menjalankan fungsinya selaku Sosial Control, Amphibi juga fokus dalam upaya Perbaikan Lingkungan Hidup & Sosial Perbaikan Ekonomi Kemasyarakatan.

Mengawali debutnya di akhir tahun 2021, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia atau AMPHIBI gelar Refleksi Eksistensi akhir tahun 2021 dengan Penanaman 500 batang Mangrove di Pantai Bagan Kuala Kec.Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai pada,
Jum’at 31/12/2021.

Sebelum melakukan Aksi Penanaman, seluruh peserta dan pengurus AMPHIBI menyaksikan nonton bersama pemutaran cuplikan Aksi kegiatan nasional yang telah dilakukan selama di tahun 2021 menggunakan proyektor layar 3 x 4 meter.

Turut hadir dalam acara tersebut ketua umum Amphibi Agus Salim Tanjung So, Si., Kepala Desa Bagan Kuala Safril, Sutradara Teater Star Amaludin Lubis, Ketua Teater Star Nurdin Sanjaya, Ketua Amphibi Kota Medan Rudianto, Ketua Amphibi Medan Labuhan, Irwandi, Ketua Tekab Sumut Uwo Bily, Ketua Kelompok Tani Amphibi Bagan Kuala, KTH Amphibi Percut, Sentang dan Bogak Besar.

Selain pemutaran video aksi dalam memperingati Hari Besar Lingkungan hidup, Amphibi juga menayangkan 2 film dokumenter lingkungan hidup Dikayuh Biduk Pemecah Ombak dan Aksi Clean Up Day 18 sept 2021 kerjasama AMPHIBI dengan Teater Star yang masing masing berdurasi 45 menit.

Menjelang pukul 00.00 di pergantian tahun, terlihat seluruh peserta terdiri dari Pengurus Lembaga AMPHIBI, Teater Star, Gabungan Pengurus Kelompok Tani, Kepala Desa dan Masyarakat Bagan Kuala melakukan Renungan akhir tahun 2021 menuju 2022 dengan saling bergandengan tangan membuat lingkaran mengelilingi Api Unggun.

Selama 1 jam Mengheningkan Cipta, berlanjut dengan Penanaman Mangrove yang diwakili masing masing peserta serta masyarakat setempat dan pemuda belasan tahun.

Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung dalam Penanaman Mangrove di malam pergantian Tahun tersebut mengatakan bahwa Aksi tersebut adalah sebagai rangkaian kepedulian Amphibi dalam memberi Solusi perbaikan lingkungan hidup di pesisir pantai Bagan Kuala yang terdampak Abrasi yang sangat luar biasa.

“Adapun pola tanam yang kami lakukan dilokasi Bagan Kuala ini menggunakan Metode Bambu Belah dengan Pola tanam rumpun berjarak, ucap Agus ST.

Pola tanam ini telah berhasil kami lakukan sebelumnya di lokasi Area Deburan ombak 1 hingga 2 meter lebih di pantai desa bagan serdang kab. Deli Serdang yang telah tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Dalam 1 tahun di 2021, Amphibi telah memecahkan 3 kali Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam Penanaman Mangrove ucap Agus ST.

Keesokan hari nya aksi penanaman mangrove dilanjutkan oleh ibu ibu dan nelayan dilokasi yang sama.
Setelah melakukan penanaman pengurus Amphibi memberikan Dorprice baju kaos dan tumbler.
Berlanjut dengan Bakti Sosial pemberian minyak goreng M&M kerjasama Amphibi dengan PT. Musim Mas.

Di ujung acara Kepala desa Bagan kuala, Safril menyampaikan terimakasih nya kepada lembaga Amphibi yang telah hadir di desa Bagan kuala kec. Tanjung beringin kab. Serdang bedagai.

Dengan kehadiran lembaga Amphibi di desa kami ini tentunya sangat kami apresiasi, “ucap Safril.
Semoga dengan kehadiran lembaga Amphibi desa kami ini bisa diberikan solusi dalam permasalahan abrasi pantai dengan penanaman mangrove.
Pola tanam rumpun berjarak dengan metode bambu belah seperti yang telah dilakukan Amphibi sangat cocok dibuat didesa kami ini, “tutur Safril.
Semakin hari pantai desa kami ini terus terkikis oleh abrasi.
Semoga program rehabilitasi Mangrove dengan Padat Karya untuk Percepatan Ekonomi Nasional, desa kami ini bisa diikutsertakan, “tutup Safril.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB