Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

- Tim

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

JAKARTA bnewsmedia.id โ€“ Presiden Prabowo Subianto meminta agar masyarakat Indonesia memiliki rekening perbankan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi dan literasi keuangan sekaligus mempermudah penyaluran berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

Arahan itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden secara khusus meminta agar Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) mempersiapkan rekening bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS โ†’

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” ujar Airlangga usai mengikuti rapat bersama Presiden.

Pemerintah akan menggunakan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai salah satu basis dalam menyiapkan rekening tersebut.

Data tersebut nantinya akan dipadankan dengan sistem yang ada di Bank Indonesia (BI), khususnya yang berkaitan dengan sistem pembayaran.

Langkah tersebut diharapkan membuat identitas masyarakat dapat terhubung dengan ekosistem pembayaran secara lebih terintegrasi.

Bansos Bisa Disalurkan Langsung

Kepemilikan rekening tersebut juga diproyeksikan mempermudah pemerintah menyalurkan bantuan sosial maupun berbagai program lainnya secara langsung kepada masyarakat.

Dengan sistem tersebut, bantuan pemerintah diharapkan dapat masuk langsung ke rekening penerima sehingga proses penyaluran menjadi lebih terarah.

Selain itu, sistem pembayaran digital melalui QRIS juga akan menjadi bagian dari ekosistem yang disiapkan pemerintah.

Airlangga mengatakan langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional.

Berdasarkan data survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 93,62 persen.

Sementara tingkat literasi keuangan tercatat 69,57 persen.

Pemerintah menilai masih terdapat ruang untuk meningkatkan kedua indikator tersebut, terutama dengan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Dorong Ekonomi Digital

Kepemilikan rekening secara luas juga dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

Masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap layanan perbankan, tetapi juga dapat lebih mudah menerima bantuan, melakukan transaksi digital, serta memanfaatkan berbagai layanan keuangan formal.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membuat akses keuangan semakin merata sekaligus memperkuat efektivitas berbagai program ekonomi dan sosial.

Namun, mekanisme teknis mengenai pembukaan rekening, cakupan masyarakat yang akan menjadi sasaran, serta tahapan pelaksanaannya masih perlu disiapkan lebih lanjut oleh pemerintah bersama lembaga dan perbankan terkait.

Dengan demikian, arahan Presiden Prabowo tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mendorong masyarakat masuk lebih jauh ke dalam ekosistem keuangan formal.

Sumber: Sekretariat Presiden, ANTARA, dan keterangan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Sekretariat Presiden, ANTARA, dan keterangan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disitaโ€”Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Presiden Prabowo meminta BRI dan BSI menyiapkan rekening bagi masyarakat. Data Dukcapil akan dipadankan dengan sistem BI dan terhubung QRIS.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Berita Terbaru