Home / Tak Berkategori

Menteri LH Bersama AMPHIBI dan PT.Freeport Indonesia Aksi Tanam Mangrove

- Tim

Minggu, 1 Desember 2024 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Deli Serdang – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yg jatuh setiap tanggal 28 November, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia ( AMPHIBI) bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian AQ Lingkungan Hidup (BPLH), Dr.Hanif Faisol Nurofiq, dan PT.Freeport Indonesia, KTHN AMPHIBI PERCUT qlakukan aksi tanam pohon Mangrove di pesisir pantai muara Desa Paercut Kec.Percut Seaia Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara pada Sabtu (30/11/2024).

Hadir dalam acara tersebut Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr.Hanif Faisol Nurofiq, Presiden AMPHIBI Agus Salim Tanjung So.Si, Pj.Gubsu diwakili Kadis LHK, AKBP Nawa Kurniawan S.I.K selaku dewan pendiri dan pembina AMPHIBI, Mayor Jenderal TNI Mar (P) Tommy Basari Natanegara, S.E., M.M. selaku Dewan pembina AMPHIBI, Direktur dan EFPSU Sustainable Dev.PT. Freeport Indonesia, Ketua KTHn AMPHIBI PERCUT A.Sayuti dan perwakilan pengurus AMPHIBI se Sumut serta tim media cetak/online .

Dengan menggunakan 5 unit kapal nelayan setempat, Menteri LH beserta rombongan berangkat dari TPI Bagan Percut menuju lokasi Penanaman yang berjarak sekitar 2,5 km.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS โ†’

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiba dilokasi penanaman Menteri Lingkungan Hidup Dr.Hanif Faisol Nurofiq tanpa basa basi langsung turun melalui panggung uk.4X16 meter masuk kedalam lumpur dengan ketinggian air 20 hingga 30 cm.

Dengan penuh semangat Menteri Dr.Hanif Faisol Nurofiq melakukan penanaman yang diikuti seluruh peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, saat diwawancarai Menteri Lingkungan Hidup Dr.Hanif Faisol Nurofiq mengatakan,
Secara nasional Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,4 juta hektar.

Kita memiliki 23% populasi mangrove terbesar di dunia, dan mempunyai eksesting mangrove yang potensial.
Mangrove memiliki kandungan karbon yang cukup tinggi di soil karbonnya.

Kalau pohonnya sama saja yang ada di hutan daratan tapi soil mangrove 5 kali lebih besar dari pohon hutan lainnya.

Lebih lanjut Menteri Lingkungan Hidup Dr.Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa fungsi mangrove sangat penting buat habitat global. Segala macam kepentingan ada didalamnya.

Karena itulah mangrove menjadi perhatian dunia dan menjadikan target untuk merestorasi mangrove di Indonesia.

Dilokasi desa Percut ini baru tertanam 25 hektar dengan kontribusi kewajiban tanam PT Freeport Indonesia yang dilaksanakan AMPHIBI melalui Kelompok Tani Hutan Nelayan (KTHN) AMPHIBI Percut.

Di Sumut sendiri existensi mangrovenya hampir sekitar 100 ribu hektar dimana didominasi oleh mangrove dengan vegetasi jarak.
Diperlukan rehabilitasi dan restorasi di sela sela jarak tersebut.

Ada sekitar 600 hektar lebih lahan mangrove yang harus kita rehabilitasi dari daratan kearah laut.
Perlu strategi khusus untuk menanggani penanaman mangrove seperti yang dilakukan dilokasi desa Percut ini.

Penanaman Mangrove dari daratan menuju lautan tak luput dari permasalahan Sampah plastik yang luar biasa banyak nya.
Sampah plastik di pesisir pantai di Indonesia adalah yang terbanyak nomor 2 di dunia.

Inilah yang menjadi tugas kita di kementerian lingkungan hidup.
Tentunya dibutuhkan kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan masyarakat dalam mengatasinya, “ucap Hanif.

Kedepannya kami dari Kementerian akan melakukan pemetaan secara detail dengan skala 1 banding 50.000 dan menyusun model modele pengelolaanya.

Pada tahun 2025 ini kita berkomitmen bahwa program rehabilitasi, restorasi mangrove bisa selesai dengan target 600.000 hektar, “tutup Menteri Hanif

Sementara ketua umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung So,Si (AST) mengatakan,
“kegiatan ini masih dalam rangkaian Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh setiap tanggal 28 November.

“Hari ini kita melakukan penanaman Mangrove bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr.Hanif Faisol Nurofiq, “ucap AST.

Penanaman hari ini juga sebagai acara seremonial penutupan penanaman Mangrove seluas 20 Hektar dan penambahan lokasi tanam 5 hektar dengan regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Pembiayaan PT.Freeport Indonesia.

Adapun penanaman ini sebelumnya telah kita lakukan dari bulan Agustus 2024 lalu dengan pola tanam dengan pengaman Bambu Belah.

Jarak lokasi Penanaman Mangrove dari bibir Pantai menuju tengah Laut sekitar 1.000 hingga 1.500 meter.
“ucap AST.

Penanaman ini termasuk yang pertama kali dilakukan didunia.
“Untuk menjamin keberlangsungan hidup Tanaman Mangrove tersebut dibutuhkan pemeliharaan dan perawatan yang ekstra selama 3 tahun, “tutup AST.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB