Home / Tak Berkategori

Mualem Terenyuh: Air Mata Mengalir di Tengah Derita Aceh

- Tim

Rabu, 10 Desember 2025 - 00:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Banda Aceh bnewsmedia.id — Momen emosional terjadi saat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), diwawancarai jurnalis senior Najwa Shihab dalam sebuah siaran khusus mengenai bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan beberapa wilayah Sumatera. Dalam percakapan yang disiarkan pada Senin malam itu, Mualem tak mampu menahan air mata ketika ditanya mengenai lambatnya penetapan status bencana nasional oleh pemerintah pusat.

Wawancara tersebut menampilkan sisi lain dari seorang gubernur yang dikenal tegas. Ketika Najwa mengajukan pertanyaan mengenai apa yang menjadi hambatan hingga status bencana nasional belum juga ditetapkan, Mualem terlihat terdiam beberapa detik. Suaranya bergetar, lalu ia menundukkan kepala, sebelum akhirnya air mata jatuh di hadapan kamera.

Saya… hanya berusaha. Hanya berdoa untuk rakyat Aceh,” ucap Mualem dengan suara tertahan. Tangis itu pecah ketika ia mencoba menggambarkan kondisi rakyatnya yang kini tengah berjuang bertahan hidup setelah rumah, harta benda, dan anggota keluarga mereka hilang akibat bencana.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beban Berat Pemerintah Aceh di Tengah Krisis

Dalam wawancara itu, Mualem menjelaskan situasi lapangan yang jauh lebih buruk dibanding laporan resmi. Banyak daerah terisolasi, jembatan dan akses jalan utama rusak total, hingga ratusan fasilitas umum lumpuh. Relawan dan aparat pemerintah daerah terus bekerja, namun keterbatasan peralatan dan logistik membuat penanganan darurat menjadi sangat berat.

“Kerusakannya masif. Banyak wilayah tidak bisa ditembus. Mobil hanyut, rumah hancur, korban masih terus ditemukan. Kami tidak bisa bekerja optimal tanpa dukungan penuh pemerintah pusat,” ujar Mualem.

Ia menegaskan bahwa penetapan status bencana nasional sangat penting agar bantuan, koordinasi antar lembaga, dan pengerahan sumber daya berskala besar dapat dilakukan lebih cepat.

Najwa Shihab Menenangkan, Sebut Tangis Mualem Adalah Bentuk Empati Pemimpin

Momen haru semakin terasa ketika Najwa mencoba menenangkan Mualem. Ia mengatakan bahwa apa yang dirasakan sang gubernur adalah refleksi dari beban besar seorang pemimpin yang mencintai rakyatnya.

Tidak apa-apa menangis, Pak. Rakyat justru ingin melihat pemimpinnya jujur dan peduli,” ujar Najwa.

Ucapan tersebut membuat suasana semakin menyentuh. Banyak warganet kemudian mengapresiasi sikap Najwa yang dinilai mampu membangun ruang aman bagi para pemimpin daerah untuk tampil lebih manusiawi di tengah krisis.

Seruan Solidaritas Nasional

Tangisan Mualem menjadi viral dan memicu gelombang empati dari publik. Berbagai komunitas kemanusiaan, organisasi masyarakat, dan lembaga swasta mulai membuka posko donasi, sementara warganet mendorong pemerintah pusat mempercepat penetapan status bencana nasional.

Sejumlah pengamat menilai momen ini dapat menjadi titik balik penanganan bencana di Aceh dan Sumatera, terutama dalam hal mempercepat koordinasi antarlembaga dan memperluas distribusi bantuan.

Ini bukan soal politik. Ini soal nyawa rakyat.” demikian pesan Mualem yang kini banyak dikutip di media sosial.

Wawancara emosional antara Mualem dan Najwa Shihab membuka mata publik mengenai besarnya beban yang dipikul pemerintah daerah di tengah keterbatasan. Tangis Mualem bukan sekadar ekspresi kesedihan pribadi, tetapi panggilan darurat agar pemerintah pusat memperhatikan kondisi Aceh secara lebih serius.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 11:15 WIB

USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar

Berita Terbaru

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB