AMPHIBI Tanam Pohon Produktif di Sungayang, Tandai 10 Tahun Gerakan Pelestarian Lingkungan

- Tim

Selasa, 1 September 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

TANAH DATAR, 25/08/2026 — Memperingati satu dekade perjalanan organisasi, Lembaga AMPHIBI menggelar kegiatan Penanaman Pohon Produktif di Nagari Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen AMPHIBI dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Penanaman pohon berlangsung dengan melibatkan jajaran AMPHIBI Sumatera Barat, AMPHIBI Tanah Datar, Kelompok Tanah, serta masyarakat Nagari Sungayang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua AMPHIBI Sumatera Barat Lingga Ananda, Sekretaris Wilayah Roni Pasla, S.H., Bendahara Wilayah Lili Fatmah, Ketua AMPHIBI Tanah Datar Noviardi Rajo Mansur, serta unsur kelompok dan masyarakat Nagari Sungayang.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema “Hijau, Lestari, Alam Harmoni, Masyarakat Sejahtera”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda penghijauan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemanfaatan lahan melalui penanaman tanaman produktif.

Ketua AMPHIBI Sumatera Barat Lingga Ananda mengatakan, penanaman pohon merupakan salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Menurutnya, keberadaan pohon produktif diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  OPERATOR EMIS PONPES SE TANAH DATAR DI BERI PEMBINAAN

“Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk lingkungan dan kehidupan generasi yang akan datang,” ujar Lingga.

Ia menekankan, keberhasilan program penanaman pohon tidak berhenti pada saat bibit ditanam. Perawatan dan pengawasan secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat.

Keterlibatan masyarakat Nagari Sungayang juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. Dengan adanya partisipasi masyarakat, kegiatan penghijauan diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama dalam menjaga lingkungan.

Momentum 10 tahun AMPHIBI sekaligus menjadi refleksi perjalanan organisasi dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Ke depan, AMPHIBI berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat serta berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kegiatan penanaman pohon produktif di Nagari Sungayang menjadi salah satu bentuk nyata bahwa peringatan satu dekade AMPHIBI tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi yang diharapkan memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Ungkap Kondisi Terkini dan Bahaya yang Mengintai
Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar
Bukan Sekadar Festival, Bupati Asahan Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Asahan
Ombudsman Turun Tangan! Walinagari Batu Taba Diminta Jelaskan Dugaan Penolakan Ranji Kaum

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Minggu, 6 September 2026 - 21:43 WIB

Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Rabu, 2 September 2026 - 23:35 WIB

Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar

Berita Terbaru