Peduli Ekonomi Kepuluan Seribu Amphibi Wujudkan Konsep Penanaman Berbasis Agrikultur

- Tim

Selasa, 7 September 2021 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id, Jakarta- Semenjak masuknya wabah pandemi di awal 2020 atau sudah hampir 2 tahun berlalu wilayah kepulauan seribu yang tadinya dalam peningkatan ekonomi bergantung pada wisata tak lagi bisa, serta hasil laut pun dengan memancing tidak bisa dijadikan hal pokok dalam berpenghasilan mengingat ditentukan nya dengan kondisi serta cuaca alamnya yang sedang tidak mendukung.

“Kerasa banget mas efeknya ppkm ini. Perpanjang – perpanjang terus. Anak anak muda di sini banyak yang ke darat buat kerja, apa aja. Wisata di tutup, mau ngelaut angin lagi kenceng sekarang sekarang ini.”Ujar nya” pemuda pulau tidung”

Upaya pemerintah kepualan seribu saat ini sudah sangat baik dalam mengontrol penekanan penekanan penyebaran covid-19 serta berupaya selalu dalam membantu apa yang menjadi kebutuhan pokok dasar masyarakat. Upaya PPKM yang saat ini di berlakukan Pemerintah, Demi menekan Angka penyebaran Virus Covid 19, sangat Dirasakan dan Berdampak besar pada Masyarakat dan Pelaku Pariwisata di Indonesia saat ini. Khususnya kepulauan seribu yang sangat bergantung pada pariwisata.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi yang terjadi di kepulauan seribu, Aspriyudin Ketua Himpunan Mahasiswa Kepulauan Seribu (HMKS), Bersama Moh Hendri Ketua Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI), Fariz Ar Razi Ibnu Airlangga Bidang Penanggulangan Bencana Amphibi Mengambil sikap, Berencana untuk Membangun Sebuah kelompok tani dengan sistem Penanaman berbasis Agrikultur di wilayah Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Dengan Memberdayakan Elemen-Elemen Pemuda, Masyarakat dan Pelajar. Langkah ini di lakukan sebagai upaya Menyetabilkan Perekonomian masyarakat kepulauan seribu. Pada Sabtu (04/09/21)

Konsep kegiatan dengan bertemakan “Wujudkan Konsep Penanaman Berbasis Agrikultur Demi Pemulihan Per Ekonomian Masyarakat Kepulauan Seribu Di Tengah Pandemi Covid 19” tidak terlepas di lihat dari pada tata letak kepualaun seribu yang segala penghasilanya secara umum melalui sektor wisata serta hasil laut, namun ditengah pandemi saat ini tidak lagi bisa mengandalkan wisata serta hasil laut pun tidak bisa dijadikan pendapatan pokok melainkan musiman dilihat dari kondisi alam atau cuaca yang berubah-ubah.”Tutur Aspri”

Dari kondisi tersebut maka Himpunan Mahasiswa Kepualan Seribu (HMKS) bersama Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat serta penting nya peran pemerintahan daerah kepualan seribu dalam membangun dan mendukung serta ikut terlibat aktif bersinergi dalam mengembangkan kegiatan tersebut.

Kegitan ini pun di support oleh pemerintah setempat yaitu Ibu Hj.Hafsah Lurah Pulau Tidung, kecamatan kepulauan seribu selatan berupa dukungan fasilitas pendukung kegiatan yang dilakukan kawan-kawan HMKS dan AMPHIBI selama mempersiapkan kegiatan di pulau tidung.

Adapun kebutuhan dalam kegiatan yang akan dilaksanakan di pulau tidung oleh HMKS dan AMPHIBI diantaranya berupa bantuan bibit tanaman sayur masyur sebagai ujicoba penanaman berbasis agrikultur yang akan di kembangkan dalam memanfaatkan lahan yang ada, yang di support oleh Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan kepulauan seribu, Ibu Devi Lidiya.

Dukungan pun di berikan kepada Bapak Junaedi Bupati Kepulauan Seribu, saat kawan-kawan HMKS dan AMPHIBI meminta arahan terkait proses pengajuan lahan di wilayah Pulau Tidung Kecil.

Harapan kedepannya dalam rencana kegiatan ini kami dapat berhasil di terapkan di wilayah Pulau Tidung bukan hanya dalam pertanian melainkan peternakan dan perikanan dengan memanfaatkan lahan semaksimal mungkin dan dapat di kembangkan pada pulau-pulau lainnya, sehingga juga dapat menjadi Eduwisata Agrikultur.”Tutup Fariz” (**read/bn)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang
ASN dan PPPK di BPD: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Konflik Kepentingan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:42 WIB

Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Berita Terbaru