DIDUGA KORUPSI,OKNUM PERANGKAT NAGARI DI TUNTUT 4 TAHUN PIDANA PENJARA

- Tim

Kamis, 4 November 2021 - 16:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Tanah datar,Terbukti melakukan tindak pidana korupsi,SRD  salah seorang perangkat Nagari Baringin mendapat tuntutan pidana penjara dari Tim Kejaksaan negeri Tanah Datar.

Kepala Kejaksaan negeri Tanah datar Harsidiyono Sidayat melalui Kasi Pidana Khusus Een Supardi SH kepada Bnews media Kamis (4/11/2021)mengungkapkan bahwa SRD terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

“Kita mendakwa terdakwa dengan pasal 2 ayat(1) Jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana tekah diubah dengan UU nomor 20 tahn 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemeberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHP dalam akwaan kesatu Primair”Ungkapnya.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS →

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Een menyebutkan,tuntutan yang disampaikan tim Penuntut umum kepada majelis Hakimn tindak pidana korupsi untuk menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dengan perintah terdakwa segera ditahan,ditambah dengan denda sebesar Rp 200 Juta subsider 4 Bulan kurungan penjara serta membayar uang pengganti sebesar Rp 102.175.522..

“Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam satu bulan sesudah putusan pengadilan dan memperoleh kekuatan hukum tetap,maka harta benda terdakwa dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut,dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti,maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun”Pungkasnya.(Tim liputan)

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya

Berita Terbaru