AMPHIBI Lakukan Dialog Dengan Bupati Bekasi Terpilih Ade Kuswara Kunang Dalam Mendukung Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup.

- Tim

Minggu, 29 Desember 2024 - 00:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Bekasi – Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan dan B3 Indonesia ( AMPHIBI) bersama beberapa organisasi lingkungan seperti Prabu Peduli Lingkungan, Koalisi Persampahan Nasional (KPNas), Aksi Semesta serta Forum Jurnalis Penggiat Lingkungan mengadakan dialog bersama Bupati Kab.Bekasi terpilih periode 2024-2029, Ade Kuswara Kunang pada,
Sabtu (28/12/2024).

Dialog tersebut difasilitasi Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi, menyusul tuntutan warga dan gerakan aktivis saat melakukan aksi unjuk rasa pada 23-25 Desember 2024 dengan menutup aktivitas TPA Burangkeng.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga Desa Burangkeng dan para aktivis menyampaikan permasalahan terkait tata kelola TPA Burangkeng yang buruk serta dampak lingkungan yang akan menjadi efek domino bencana ekologi. Mereka juga menyoroti pengelolaan sampah yang semrawut dari hulu ke hilir yang telah merusak kelestarian alam di wilayah Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS โ†’

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengelolaan sampah dan limbah di Kabupaten Bekasi sejatinya sudah harus dilakukan secara serius, professional, dan kompeten di bidangnya karena Kabupaten Bekasi merupakan wilayah penyangga Ibu Kota yang terkenal padat dengan kawasan Industri dan Perumahannya.

“Kabupaten Bekasi butuh sosok pemimpin yang berani melakukan terobosan-terobosan baru, visioner dan membawa energi perubahan bersama masyarakat terkait lingkungan hidup, ” kata Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung, usai dialog bersama.

Lebih lanjut tanjung menjelaskan, jika kita lihat modernisasi di Kabupaten Bekasi ini tidak diikuti dengan daya dukung tata kelola lingkungan yang maju.

Fakta yang kita dapat, limbah dan sampah masih banyak ditemui dan dibuang sembarangan di sungai dan lahan-lahan kosong.
TPA Burangkeng yang resmi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi masih saja menggunakan pola Open Dumping.
Ironisnya genangan air Lindi meluber kemana mana hingga merusak perkebunan dan lahan pertanian warga. Terkesan seperti lokasi tumpukan sampah liar yang tidak terkelola.

Perlu ada sanksi tegas bagi para perusak lingkungan hingga penanggung jawab TPA dalam hal ini Kepala Dinas LH. “Ini pola primitif yang dibiarkan tanpa memikirkan kemajuan wilayah, “ungkap Tanjung

Para gabungan aktivis lingkungan juga meminta agar setelah dilantik pada bulan Februari 2025 nanti, Bupati Ade Kuswara Kunang, mengevaluasi kinerja DLH Kabupaten Bekasi dan tidak menempatkan lagi Kepala DLH Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, serta merombak seluruh jajaran DLH Kabupaten Bekasi.Hal tersebut bertujuan agar Kab.Bekasi berkompeten dan komitmen dalam membawa marwah pelestarian lingkungan hidup.

“Mudah-mudahan dengan dialog hari ini menjadi suatu acuan dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan penggiat lingkungan hidup untuk memperbaiki tata kelola lingkungan hidup di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah, respons Bupati Ade Kuswara Kunang, sangat mendukung dan mewujudkan apa yang diinginkan dan diharapkan masyarakat Kabupaten Bekasi terkait Pengelolaan Lingkungan, “ujar Tanjung.

Dirinya juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Ade Kuswara Kunang sebagai Bupati Kabupaten Bekasi.
“Mengingat visi dan misinya sangat baik, dan berjiwa muda, kami optimis Bupati Ade Kuswara Kunang, akan memperbaiki Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik, bersih, hijau dan lestari.

“Kami dari berbagai aktifis penggiat lingkungan yang tergabung dalam “Kaukus Lingkungan Hidup Bekasi Raya, akan terus memberikan masukan, saran dan pendapat kepada Bupati Ade Kuswara Kunang dalam Perbaikan Lingkungan Hidup di Kabupaten Bekasi, “pungkasnya.
(red-amphibi)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Litbang LSM Amphibi

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 09:31 WIB

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Jumat, 18 September 2026 - 10:34 WIB

Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Berita Terbaru