Jakarta, bnewsmedia.id Di tengah teriknya matahari dan aroma menyengat dari tumpukan sampah, para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tetap bertahan mencari nafkah. Tangan-tangan yang setiap hari memilah sampah itu jarang tersentuh perhatian. Namun pada Ramadhan 1447 Hijriah ini, secercah kepedulian hadir menghampiri mereka.
Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) bersama sejumlah perusahaan dan mitra sosial menyalurkan ratusan paket bantuan dalam program “Amphibi Peduli TJSL Ramadhan” kepada para pemulung dan kaum dhuafa di berbagai daerah.
Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mendorong dunia usaha untuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung (AST), mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata kepada mereka yang selama ini menjadi bagian penting dari rantai pengelolaan sampah, namun sering terlupakan.
“Ramadhan adalah bulan berbagi. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang bekerja di tengah tumpukan sampah pun merasakan kebahagiaan yang sama menjelang Idul Fitri,” ujar AST.

Sebanyak 400 paket bingkisan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, kecap, saus, sirup, dan lemon tea didistribusikan secara serentak di berbagai titik. Bantuan tersebut menjangkau para pemulung di TPA Bantar Gebang dan TPA Sumur Batu Kota Bekasi, pemulung di TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi, serta kaum dhuafa di wilayah Tambun.
Tidak hanya itu, bantuan juga diberikan kepada lansia yang terdampak banjir Sungai Ciliwung di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, serta kepada masyarakat di Posko Mudik Kalimalang Kabupaten Bekasi.
Di Sumatera Utara, kepedulian yang sama juga dirasakan oleh para pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Liar (TPSL) Sei Rotan dan TPS liar di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan. Bantuan juga disalurkan kepada ratusan kaum dhuafa dan anggota AMPHIBI di Kantor Wilayah AMPHIBI Sumatera Utara di Desa Kolam, Kabupaten Deli Serdang.
Program sosial ini terlaksana berkat kolaborasi AMPHIBI dengan berbagai perusahaan, di antaranya PT Musim Mas, PT ARUM, PT AJLM, PT Hazmad Tecno Indonesia, PT Miekie Oleo Nabati Industri, PT Multi Sari Sedap, dan PT KMA. Selain itu, dukungan juga datang dari David Tan Sulaiman, Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumatera Utara, yang menyediakan beras kemasan 5 kilogram untuk paket bantuan tersebut.
Bagi para penerima, bantuan ini bukan sekadar paket sembako. Lebih dari itu, ada rasa dihargai dan diperhatikan.
Ketua Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS), Narpan Apong, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya kepada AMPHIBI.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Para pemulung setiap hari bekerja di tengah sampah, membantu mengurangi beban lingkungan. Semoga AMPHIBI terus hadir dan peduli kepada kami,” ujarnya.
Ungkapan serupa datang dari Narta Nurhata, Ketua Komunitas Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng (KP3B). Menurutnya, perhatian seperti ini memberi semangat baru bagi para pemulung yang menggantungkan hidup dari barang-barang yang dibuang orang lain.
“Terima kasih AMPHIBI. Bantuan ini benar-benar terasa bagi kami, terutama bagi kawan-kawan yang hidupnya bergantung dari sampah,” kata pria yang akrab disapa Konang.
Bagi AMPHIBI, kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Program “Amphibi Peduli TJSL Ramadhan” telah menjadi agenda rutin setiap tahun menjelang Idul Fitri.
Melalui aksi ini, AMPHIBI ingin mengingatkan bahwa di balik persoalan sampah yang sering dipandang sebelah mata, ada ribuan orang yang menggantungkan hidupnya di sana—dan mereka juga berhak merasakan kehangatan kepedulian.
Di bulan yang penuh berkah ini, kepedulian kecil dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang sering terpinggirkan. Ramadhan pun terasa lebih bermakna ketika tangan-tangan yang memberi dan menerima bertemu dalam semangat kemanusiaan.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Litbang LSM Amphibi









