Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

- Tim

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Deli Serdang, bnewsmedia.id 20 Juli 2026 โ€“ Dalam rangka menyambut Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup Indonesia (AMPHIBI) menggelar aksi penanaman sebanyak 500 bibit (propagul) mangrove di kawasan pesisir Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (19/7).

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Pengurus AMPHIBI Sumatera Utara, AMPHIBI Kabupaten Deli Serdang, AMPHIBI Kota Medan, Kelompok Tani Hutan (KTHn) AMPHIBI Percut, perwakilan AMPHIBI Kabupaten Batu Bara, mahasiswa Universitas Al Azhar, serta insan media di Sumatera Utara.

Penanaman dilaksanakan di kawasan Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) yang dikelola KTHn AMPHIBI Percut sebagai bentuk nyata komitmen dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hutan mangrove.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS โ†’

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua AMPHIBI Sumatera Utara, Tengku Muhammad Fahri, ST., MT, mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam upaya konservasi mangrove demi keberlanjutan ekosistem.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi ilmu dan pengalaman yang dapat terus diterapkan oleh masyarakat pesisir, khususnya mereka yang paling merasakan dampak apabila mangrove mengalami kerusakan. Masyarakat harus menjadi pelopor pelestarian lingkungan, bukan sekadar menjadi penolong ketika kerusakan telah terjadi,” ujarnya.

Menurut Fahri, program pendampingan yang dilakukan AMPHIBI tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga memberikan edukasi mengenai teknik budidaya dan perawatan mangrove, pembentukan sistem patroli rutin, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil, di mana kawasan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat penebangan liar dan pembukaan lahan tambak kini mulai mengalami pemulihan.

Sementara itu, Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung, SO., SI., CH., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 yang mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang.”

Ia mengungkapkan bahwa pada puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia, AMPHIBI juga akan melaksanakan penanaman lanjutan sekaligus monitoring terhadap kawasan rehabilitasi mangrove hasil kerja sama AMPHIBI dengan PT Freeport Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (kini Kementerian Lingkungan Hidup), serta Universitas Gadjah Mada (UGM), yang telah ditandatangani sejak Agustus 2024.

“Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 25.000 batang mangrove telah ditanam pada lahan seluas 25 hektare bersama Kelompok Tani Hutan AMPHIBI Percut dan masyarakat nelayan setempat,” jelas Agus Salim Tanjung.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Salim Tanjung juga menyoroti adanya dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan Sungai Percut. Menurutnya, belum lama ini lokasi rehabilitasi mangrove terdampak kiriman limbah berbusa putih yang diduga berasal dari wilayah hulu sungai dan berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman mangrove.

“Permasalahan ini telah kami tindak lanjuti kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, hingga Direktorat Pengelolaan Limbah B3 di Jakarta. Kami akan mengawal persoalan ini hingga tuntas,” tegasnya.

Menanggapi pertanyaan awak media mengenai sumber dugaan pencemaran tersebut, Agus Salim Tanjung menjelaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi internal AMPHIBI, limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas perusahaan pencucian kemasan yang menangani limbah B3.

“Dugaan tersebut didasarkan pada lokasi sumber limbah yang berada tidak jauh dari Bendungan Irigasi Sidoras, tempat pertama kali munculnya busa putih dalam jumlah besar. Namun demikian, kami menyerahkan proses pembuktian dan penegakan hukum kepada instansi yang berwenang,” ujarnya.

AMPHIBI juga mendorong pemerintah untuk memastikan setiap pelaku usaha yang membuang air limbah ke badan sungai telah memiliki izin serta memenuhi seluruh ketentuan pengelolaan lingkungan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap proses pengawasan dan penegakan hukum dapat dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera bagi setiap pihak yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan,” tutup Agus Salim Tanjung.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Litbang LSM Amphibi

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duet Alfiano dan Habibie Torehkan Medali di Nomor Duoble 15 Bola Putra
Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar
Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
AMPHIBI menanam 500 bibit mangrove di Deli Serdang dalam rangka Hari Mangrove Sedunia 2026 sekaligus memperkuat konservasi pesisir dan mengawal dugaan pencemaran Sungai Percut.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Duet Alfiano dan Habibie Torehkan Medali di Nomor Duoble 15 Bola Putra

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 09:31 WIB

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Berita Terbaru

News

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar

Senin, 5 Okt 2026 - 22:45 WIB