Festival Mancing Mania “Ratu Prabu” Se-Sumbar 2025 Semarak di Pariaman

- Tim

Sabtu, 15 November 2025 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Pariaman,bnewsmedia.id — Kota Pariaman kembali menjadi pusat kegiatan rekreasi berbasis komunitas setelah ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat memadati kawasan Talao Pauh dalam gelaran Festival Mancing Mania “Ratu Prabu” Se-Sumatera Barat 2025. Ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Pariaman ini berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2025.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Pariaman ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Pariaman, yang menegaskan bahwa event tersebut bukan hanya sekadar kompetisi, namun juga sarana memperkuat hubungan sosial antarwarga dan mempromosikan potensi wisata kota.

“Acara ini kami harapkan menjadi agenda tahunan yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Komunitas pemancing memiliki jumlah anggota yang besar dan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai basis wisata minat khusus,” ujarnya saat membuka acara.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS →

SCROLL TO RESUME CONTENT

1 Ton Ikan Ditebar, Peserta dari Berbagai Daerah Membludak

Sebanyak 1 ton ikan—terdiri dari nila, mujair, dan lele—dilepas ke Talao Pauh sehari sebelum perlombaan dimulai. Tebaran ikan dalam jumlah besar ini menjadi daya tarik tersendiri dan memicu antusias peserta dari Tanah Datar, Agam, Solok, Sijunjung, dan Pasaman Barat.

Panitia mencatat peningkatan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya. Selain pemancing profesional, banyak juga warga lokal yang ikut sekadar merasakan pengalaman kompetisi.

“Setiap tahun peserta terus bertambah. Ini menjadi indikasi bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan ini semakin besar,” kata Ketua Panitia Pelaksana.

UMKM, Kuliner, dan Ekonomi Warga Terangkat

Di sekitar lokasi, puluhan pelaku usaha kecil memanfaatkan momentum dengan membuka lapak makanan, aksesoris, hingga peralatan pancing. Beberapa pedagang mengaku omzet mereka naik signifikan.

“Kegiatan seperti ini selalu kami tunggu karena banyak orang datang dari luar kota. Penjualan bisa naik dua sampai tiga kali lipat,” tutur Rina, salah satu pedagang kuliner.

Ajang Silaturahmi dan Wisata Keluarga

Sejumlah peserta menyatakan bahwa festival ini lebih terasa seperti ajang rekreasi keluarga. Banyak yang datang bersama pasangan dan anak, bahkan ikut memancing bersama meskipun tidak masuk kategori kompetisi.

Festival juga diramaikan dengan hiburan musik lokal, lomba foto memancing, serta edukasi lingkungan mengenai pengelolaan kawasan perairan.

Rencana Pengembangan ke Tingkat Nasional

Pemerintah Kota Pariaman menyebutkan bahwa festival ini berpeluang dikembangkan menjadi event tingkat nasional atau bahkan regional, mengingat lokasi Talao Pauh yang strategis dan memiliki ekosistem danau yang dikelola baik.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Istimewah

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Sebanyak 1 ton ikan—terdiri dari nila, mujair, dan lele—dilepas ke Talao Pauh sehari sebelum perlombaan dimulai

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 09:31 WIB

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Jumat, 18 September 2026 - 10:34 WIB

Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Berita Terbaru