Penyuluh Agama Islam Award 2024 Tingkat Nasional Kategori Kesehatan Masyarakat

- Tim

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id Agusrimanda, S.Sy.M.H dengan gelar adat Malin Mudo kelahiran Kabupaten Kepulau Meranti (Selat Panjang) 06 Agustus 1993 Putra Ke- 5 dari 5 Bersaudara Bapak Asril dan Ibu Safini (Almh) , pada usia 5 tahun orang tua nya memutuskan untuk tinggal dikampung halaman Jorong Saruaso Barat Nagari saruaso Kec.Tanjung Emas , bersekolah di TK Indomo Saruaso, SDN 17 Saruaso, MTsN 1 Tanjung Emas, MAN 2 Tanah Datar.

Semenjak menyelesaiakan pendidikan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar pada Tahun 2015 dan melanjutkan study S-2 Di IAIN Bukittinggi, 2014 beliau sudah menjadi Tenaga Honorer atau Penyuluh Agama Islam Non Asn di KUA Kecamatan Tanjung Emas, masa perjalanan sebagai Penyuluh Agama Islam Non Asn Prestasi yang beliau Raih Sebagai Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2019.

Berkah 2023 beliau di ambil sumpah oleh Menteri Agama sebagai ASN Kementerian Agama Kab.Tanah Datar di Tempatkan di KUA Kec.Tanjung Emas Proses demi proses yang dilalui, Tahun 2023 kembali meraih prestasi Juara 1 Penyuluh Agama Islam Award Tingkat Kabupaten Tanah Datar Kategori Pendampingan Kelompok Rentan, Pada Tahun 2024 beliau akan menjadi Perwakilan Provinsi Sumatera Barat dalam Pemilihan Penyuluh Agama Islam Award Kategori Kesehatan Masyarakat. (**bn)

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Agusrimanda

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Berita Terbaru