RANGKIANG PATAH SEMBILAN LAMBANG KEMAKMURAN KERAJAAN PAGARUYUNG DIMASA LAMPAU

- Tim

Jumat, 8 Oktober 2021 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Rangkiang Patah sembilan di Halaman istano Basa Pagaruyung

Rangkiang Patah sembilan di Halaman istano Basa Pagaruyung

bnewsmedia.id Tanah Datar – Perekonomian menjadi sangat penting dalam membangun sebuah daerah,negara maupun kerajaan,kemajuan perekonomian tentu akan menciptakan kesejahteraan masyarakatnya.

Di Zaman dahulu kerajaan Pagaruyung yang berpusat di Batusangkar adalah sebuah kerajaan yang makmur dan ini dapat dilihat dari lambang ataupun simbolnya yang berbentuk rangking yang diberinama rangking patah sembilan.

Rangkiang Patah Sambilan Rangkiang Patah Sambilan itu berada di halaman Istano Basa Pagaruyung, Rangkiang Patah Sembilan berfungsi sebagai tempat penyimpanan padi. Rangkiang di Istano Basa Pagaruyung adalah juga sebagai symbol kemakmuran dan kekuasaan Alam Minangkabau. Pada rumah-rumah adat Minangkabau, Rangkiang dibangun didepan rumah sebanyak dua buah.Kedua rangkiang itu berbeda fungsinya, namun secara umum rangkiang digunakan sebagai tempat menyimpan padi.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS →

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Istano Basa Pagaruyung semua rangkiang disatukan rancang bangunannya, namun memiliki sembilan nama dan sembilan fungsi, yaitu :

1) Rangkiang Sitinjau Lauik gunanya penyimpan harta 2) Rangkiang Mandah Pahlawan gunanya untuk pertahanan.

3) Rangkiang Harimau Pauni Koto gunanya untuk menyimpan kekayaan untuk pembangunan nagari 4) Rangkiang Sitangka Lapa gunanya untuk sosial

5) Rangkiang Kapuak Garuik Simajo Labiah gunanya untuk urang sumando (suami dari anak perempuan)

6) Rangkiang Kapuak Galuak Bulek Basandiang gunanya untuk menyimpan kekayaan keperluan penghulu

7) Rangkiang Kapuak gadiang bapantang Luak gunanya untuk menyimpan kekayaan untuk kebutuhan sehari–hari

8) Rangkiang Kapuak Kaciak Simajo Kayo gunanya untuk orang muda sebagai moral dan lain keperluannya

Diantara semua rangkiang diatas yang paling istimewa posisinya adalah Rangkiang Sitinjau Lauik, karena isinya adalah menyimpan harta kekayaan dan pusaka, karena itu dalam rangkiang Istano Basa Pagaruyung posisinya berada pada ruang yang paling tengah. Lumbung ini boleh dibuka setahun sekali yang digunakan untuk keperluan menjaga adat, upacara adat, menegakan penghulu raja. Seluruh rangkiang yang ada diatas, di Istano Basa Pagaruyung rancang bangunanya dijadikan satu dengan nama Rangkiang Patah Sembilan. c. Tanjuang Mamutuih Tanjuang Mamutuih berada pada sisi kanan bangunan Istano Basa Pagaruyung, dan terdapat sebuah pohon beringin yang dilingkari oleh batuan yang tersusun rapi. Lokasi ini berfungsi sebagai tempat bermain anak raja, seperti main layang–layang,maain sepak tekong.(an/lap)

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar
Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Berita Terbaru

News

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar

Senin, 5 Okt 2026 - 22:45 WIB