Tanah Datar, bnewsmedia.id – Ada yang berbeda di Nagari Padang Laweh pagi itu. Ratusan warga, pejabat daerah, hingga kelompok tani berkumpul di satu hamparan lahan bawang merah. Suasananya seperti menanti sebuah kejutan besar—dan benar saja, Pemerintah Nagari Padang Laweh bersama BUMNag Cinto Nagari dan Kelompok Tani Badunsanak menggelar Panen Raya yang disebut-sebut sebagai salah satu pencapaian pertanian terbesar tahun ini.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Tanah Datar melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Erizar Nur, M.Si., Sekretaris Dinas Pertanian, Camat Sungai Tarab, Koordinator BPP Pertanian Sungai Tarab, serta unsur nagari mulai dari PD, PPL, BPRN, KAN hingga seluruh kelompok tani se-Nagari.

ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Nagari Padang Laweh, Rahmat Febri Jeni, S.Sy Dt. Barah Bangso, mengungkapkan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan rutin. “Alhamdulillah, ini bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah nagari, BUMNag, dan masyarakat benar-benar menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ketahanan pangan dari Dana Desa sudah bisa dirasakan langsung oleh petani,” ujarnya.
Namun, apa yang membuat panen kali ini begitu spesial? Mengapa banyak pihak hadir dan memberi perhatian lebih?
Publik kini menanti—apakah keberhasilan ini menjadi awal dari lonjakan produksi atau bahkan program inovatif lain yang akan segera diumumkan Pemerintah Nagari Padang Laweh?
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Tim









