272 Siswa MTsN 6 Tanah Datar Ikuti Haflah akhirussanah

- Tim

Kamis, 30 April 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan siswa MTsN 6 Tanah Datar raih beragam prestasi. (ist)

Belasan siswa MTsN 6 Tanah Datar raih beragam prestasi. (ist)

Batusangkar bnewsmedia.id – Sebanyak 272 orang Siswa MTsN 6 Tanah Datar mengikuti haflah akhirussanah Kamis, (30/4) di aula terbuka madrasah itu.

Haflah akhirussanah ini merupakan kegiatan akhir yang digelar untuk kelas 9 setelah menyelesaikan PBK selama tiga tahun dengan penyerahan kembali pada orangtuanya.

Selain 272 siswa kelas IX haflah ini diikuti Ribuan peserta dari siswa, wali murid dan guru mengikutinya, termasuk Staf Ahli Bupati Novi Hendri.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala MTsN 6 Tanah Datar Yulismar, menyebutkan tahun ini sebanyak 272 orang menyelesaikan pendidikan di madrasah ini,iyang tentu akan menyambungkan pendidikan ke sekolah sesuai minat-bakatnya, karena sebelumnya telah telah mengikuti psikotest untuk penjurusan.

“Diantaranya telah diterima lewat undangan di MAN IC Sumbar, SMA 1 Sumbar, SMA 1 Padang Panjang, MAN MAPK Koto Baru, SMA 3 Batusangkar dan sekolah terbaik lainnya,” kata Yulismar.

Ia menyebut beragam kegiatan telah jadi andalan untuk di madrasah untuk peningkat mutu, diantaranya pembiasaan ibadah pagi shalat Dhuha, baca Al-Quran dan Shalat Zuhur berjemaah.

Pengembangan minat-bakatnya, katanya, juga jadi andalan tiap pekan digelar.

Ia selalu memberikan motivasi kuat pada siswa untuk terus melanjutkan perjuangan dalam menuntut ilmu dan meraih prestasi

“Haflah akhirussanah atau perpisahan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru menuju cita-cita yang lebih tinggi. Jadilah generasi yang beriman, berilmu, dan mampu mengukir prestasi di mana pun berada. Jangan pernah berhenti belajar, karena masa depan ada di tangan kalian sendiri,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komite Madrasah Adrinaldi mengatakan terimakasih pad guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam mendidik dan membimbing siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.

“Atas nama orang tua dan komite madrasah, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu guru atas jasa, kesabaran, dan pengabdian yang luar biasa. Kami juga memohon maaf apabila selama proses belajar mengajar terdapat perilaku siswa yang kurang berkenan. Semoga segala kebaikan bapak dan ibu guru menjadi amal ibadah,” katanya.

Kakankemenag Henri Pani Dias mengungkapkan pentingnya anak negeri menjaga karakter keislaman dan semangat belajar di tengah tantangan zaman.

“Madrasah harus melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan spiritualitas. Anak-anak kita harus siap menghadapi masa depan dengan nilai-nilai Rabbani sebagai fondasi utama,” ungkapnya.

Ia berharap pada wali murid berharap anak-anak ini, silahkan bapak/ibu lanjutkan pendidikannya sesuai dengan pilihanya, sesuai dengan karakternya, sesuai dengan bakat dan minatnya, dan tidak usah khawatir karena 8 jam PAI itu telah membekali mereka dengan karakter yang hebat. lanjutnya.

Ia mengapresiasi capaian dan perkembangan MTsN 6 yang terus menunjukkan kemajuan dalam bidang pendidikan, karakter, dan kegiatan ekstrakurikuler. (An/y/Tim)

Facebook Comments Box

Penulis : Ali Nurdin

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Tim

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan
Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG
Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan
Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:10 WIB

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:27 WIB

Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG

Senin, 27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Berita Terbaru