Home / Tak Berkategori

Agusrimanda, S.Sy Gagas Klinik Sanang di Kecamatan Tanjung Emas untuk Cegah Stunting

- Tim

Minggu, 15 Juni 2025 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Tanjung Emas, Tanah Datar – Komitmen terhadap pengabdian masyarakat dan dakwah transformatif ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanjung Emas, Agusrimanda, S.Sy, melalui pendirian Klinik Sanang, sebuah inovasi berbasis nilai Islam dalam upaya penanggulangan stunting.

Klinik Sanang berdiri sejak akhir tahun 2023 di Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas atas dasar surat tugas resmi dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Tanjung Emas. Klinik ini menjadi ruang dakwah kolaboratif yang menyasar keluarga rentan stunting dan remaja usia sekolah.

“Kami ingin menghadirkan dakwah yang membumi, yang menyentuh langsung masalah nyata masyarakat, seperti stunting yang mengancam masa depan generasi kita,” ujar Agusrimanda saat diwawancarai usai kegiatan Sidingin, Kamis (12/6).

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua Layanan Utama Klinik Sanang

  1. SITAWA (Sinergi Tumbuh Remaja dan Calon Pengantin)
    Fokus pada edukasi calon pengantin dan remaja usia sekolah tentang pentingnya kesiapan nikah, gizi, dan kesehatan reproduksi dalam bingkai ajaran Islam.
  2. SIDINGIN (Sinergi Dakwah Ibu dan Gizi Anak)
    Menyasar ibu hamil, menyusui, dan balita berisiko stunting melalui konsultasi agama, bimbingan keluarga, serta penyuluhan gizi berbasis nilai keislaman.

Data program berbasis Elsimil Kecamatan Tanjung Emas, serta melibatkan lintas sektor: penyuluh KB, bidan desa, kader Posyandu, dan tokoh masyarakat.

Apresiasi dari Kepala KUA dan Kepala Kemenag Tanah Datar

Kepala KUA Kecamatan Tanjung Emas, Yon Hendri, S.HI, menilai Klinik Sanang sebagai bentuk konkret dakwah integratif.

“Klinik ini membuktikan bahwa penyuluh agama mampu menjawab problem sosial umat. Agusrimanda telah melampaui tugas formalnya dengan inovasi yang berdampak langsung.”

Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, H. Amril, S.Ag., MM.

 “Saya sangat mengapresiasi langkah penyuluh kita. Klinik Sanang adalah bukti bahwa dakwah bisa menjadi solusi. Ini patut dijadikan contoh dan bahkan direplikasi oleh kecamatan lain,” ujarnya dalam kunjungan kerja ke Tanjung Emas, Jumat (7/6).

Menuju Model Nasional Penyuluhan Berbasis Dakwah Kesehatan

Klinik Sanang kini menjadi inspirasi bagi daerah lain yang ingin mengembangkan pendekatan dakwah dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar tengah mengkaji pengembangan Klinik Sanang sebagai model penyuluhan berbasis komunitas dan keagamaan tingkat kabupaten.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Ungkap Kondisi Terkini dan Bahaya yang Mengintai
Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar
Bukan Sekadar Festival, Bupati Asahan Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Asahan

Home / Tak Berkategori

Agusrimanda, S.Sy Gagas Klinik Sanang di Kecamatan Tanjung Emas untuk Cegah Stunting

- Tim

Sabtu, 14 Juni 2025 - 16:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Tanjung Emas, Tanah Datar – Komitmen terhadap pengabdian masyarakat dan dakwah transformatif ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Non-PNS Kecamatan Tanjung Emas, Agusrimanda, S.Sy, melalui pendirian Klinik Sanang, sebuah inovasi berbasis nilai Islam dalam upaya penanggulangan stunting.

Klinik Sanang berdiri sejak akhir tahun 2023 di Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas atas dasar surat tugas resmi dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Tanjung Emas. Klinik ini menjadi ruang dakwah kolaboratif yang menyasar keluarga rentan stunting dan remaja usia sekolah.

“Kami ingin menghadirkan dakwah yang membumi, yang menyentuh langsung masalah nyata masyarakat, seperti stunting yang mengancam masa depan generasi kita,” ujar Agusrimanda saat diwawancarai usai kegiatan Sidingin, Kamis (12/6).

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua Layanan Utama Klinik Sanang

  1. SITAWA (Sinergi Tumbuh Remaja dan Calon Pengantin)
    Fokus pada edukasi calon pengantin dan remaja usia sekolah tentang pentingnya kesiapan nikah, gizi, dan kesehatan reproduksi dalam bingkai ajaran Islam.
  2. SIDINGIN (Sinergi Dakwah Ibu dan Gizi Anak)
    Menyasar ibu hamil, menyusui, dan balita berisiko stunting melalui konsultasi agama, bimbingan keluarga, serta penyuluhan gizi berbasis nilai keislaman.

Data program berbasis Elsimil Kecamatan Tanjung Emas, serta melibatkan lintas sektor: penyuluh KB, bidan desa, kader Posyandu, dan tokoh masyarakat.

Apresiasi dari Kepala KUA dan Kepala Kemenag Tanah Datar

Kepala KUA Kecamatan Tanjung Emas, Yon Hendri, S.HI, menilai Klinik Sanang sebagai bentuk konkret dakwah integratif.

“Klinik ini membuktikan bahwa penyuluh agama mampu menjawab problem sosial umat. Agusrimanda telah melampaui tugas formalnya dengan inovasi yang berdampak langsung.”

Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, H. Amril, S.Ag., MM.

 “Saya sangat mengapresiasi langkah penyuluh kita. Klinik Sanang adalah bukti bahwa dakwah bisa menjadi solusi. Ini patut dijadikan contoh dan bahkan direplikasi oleh kecamatan lain,” ujarnya dalam kunjungan kerja ke Tanjung Emas, Jumat (7/6).

Menuju Model Nasional Penyuluhan Berbasis Dakwah Kesehatan

Klinik Sanang kini menjadi inspirasi bagi daerah lain yang ingin mengembangkan pendekatan dakwah dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar tengah mengkaji pengembangan Klinik Sanang sebagai model penyuluhan berbasis komunitas dan keagamaan tingkat kabupaten.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Ungkap Kondisi Terkini dan Bahaya yang Mengintai
Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar
Bukan Sekadar Festival, Bupati Asahan Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Asahan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 11:15 WIB

USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Minggu, 6 September 2026 - 21:43 WIB

Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Berita Terbaru