Home / Tak Berkategori

YASOS BKS Bersama Lapas kelas II A Pancur Batu tekan MOU Program Pembinaan dan Kemandirian WBP

- Tim

Senin, 11 Agustus 2025 - 02:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Deli Serdang – Lapas Kls IIA Pancurbatu bersama Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati (YASOS BKS) dan Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN BI) melaksanakan acara penandatanganan perjanjian kerjasama program pembinaan kemandirian dan rehabilitasi warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan positif dan sangat bermanfaat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini sukses digelar di Aula kantor Lapas Kls II A Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.Kamis (07/08/2025).

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dilanjutkan pembacaan doa.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan keterampilan pembuatan tempe bagi warga binaan pemasyarakatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang difasilitasi oleh Lapas Kls IIA Pancur Batu bekerja sama dengan Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati (BKS).

Turut berhadir dalam acara tersebut masing-masing masing
Kepala Lapas Kls IIA Pancur Batu Tribowo,A.Md.I.P, S.Sos, MSi, Kepala.Seksi Kegiatan Raymond, Ketua Umum YASOS BKS Agus Salim Tanjung So.Si.Ch bersama unsur kepengurusanya, Direktur LRPPN BI Novri Andry, dan staf pegawai Lapas Kls IIA Pancur Batu.

Kepala Lapas Kls IIA Pancur Batu Tribowo,A.Md.I.P, S.Sos, MSi menyampaikan, pelatihan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Lapas dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna untuk kehidupan setelah menjalani masa pidana (hukuman).

Pada hari ini dilaksanakan acara penandatanganan perjanjian kerjasama dengan YASOS BKS dan LRPPN BI dalam rangka program pembinaan kemandirian yakni pelatihan pembuatan tempe.

Produk ini nantinya akan dikembangkan selain bagi kebutuhan internal namun dapat dipasarkan secara eksternal bagi masyarakat sekitarnya.

Selain kegiatan pelatihan pembuatan tempe, pihak Lapas Kls IIA Pancur Batu juga telah melaksanakan pelatihan kegiatan pengelasan, pertukangan kayu maupun kerajinan tangan bagi warga binaan pemasyarakatan.

“Pelatihan ini diharapkan dapat diikuti dengan baik, pahami apa yang diberikan , menjadi bekal berharga bagi para warga binaan untuk mandiri secara ekonomi dan lebih percaya diri ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kami ingin mereka tidak hanya selesai menjalani pidana, tapi juga pulih secara sosial,” jelasnya.

Lanjutnya, pengetahuan yang didapatkan disini setidaknya bisa menjadi nilai tambah ekonomi bagi para warga binaan, nantinya dapat menjadi modal yang bisa digunakan ketika sudah bebas.Jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Sosial BKS, Agus Salim Tanjung SO,SI,CH (AST) selaku mitra pelatihan menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan ini.

Dijelaskannya, untuk hari ini kita lakukan penandatanganan (Mou) Perjanjian kerjasama antara YASOS BKS dengan Lapas Kls IIA Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.

Penandatanganan kerjasama itu meliputi pelatihan usaha pembuatan tempe, mengelas juga prakarya kerajinan tangan lainnya.

Kita berharap dari kegiatan ini nantinya dapat menjadi pemasukan bagi warga binaan pemasyarakatan disini biar mendapatkan penghasilan tambahan.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan keterampilan adalah kunci untuk perubahan.
Kami hadir untuk membimbing para peserta hingga mereka memiliki kompetensi yang bisa langsung diterapkan di dunia usaha maupun industri rumahan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap kedepannya para narapidana tidak hanya sadar hukum, tetapi juga produktif dan mandiri setelah bebas menjalankan masa hukuman “tutup AST.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Ungkap Kondisi Terkini dan Bahaya yang Mengintai
Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar
Bukan Sekadar Festival, Bupati Asahan Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Asahan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 11:15 WIB

USD 85 Ribu Masuk ke Gus Alex, Aliran Uang Kasus Kuota Haji Mulai Terbongkar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Minggu, 6 September 2026 - 21:43 WIB

Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Berita Terbaru