7 TAHUN DIDAMBA WARGA TALUK,JEMBATAN KELAMBU DIBANGUN KEMBALI

- Tim

Kamis, 15 September 2022 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau pembangunan jembatan kelambu.

Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau pembangunan jembatan kelambu.

bnewsmedia.id Tanah Datar – Penantian panjang warga Jorong Baringin Sakti Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo akhirnya terwujud,jembatan yang didambakan warga selama 7 tahun yang menjadi penghubung antara Jorong Baringin Sakti Nagari Taluak menuju Jorong Gunuang Saribu Nagari Tigo Jangko kembali dibangun Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM saat meninjau langsung proses pembangunan kembali jembatan sepanjang 68 meter bentang dengan lebar 2,4 meter itu mengakatakan jika jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, sangat vital dan sudah lama diidam-idamkan masyarakat setempat.
Alhamdulillah saat ini sudah dimulai pembangunan kembali jembatan Tapian Kelambu yang hanyut akibat tingginya arus Batang Sinamar pada tahun 2016 silam, lama masyarakat menantikan, saat ini penantian itu berbuah dengan telah dimulainya kembali pembangunan tersebut,” ucap Bupati Eka Putra ketika meninjau langsung pembangunan kembali jembatan tersebut yang sudah mulai dikerjakan kontraktor, Sabtu (10/09) di Jorong Baringin Sakti Nagari Taluak.
Jembatan ini dibangun lebih tinggi dari permukaan air saat banjir lebih kurang 160 cm dengan kekuatan beban kendaran yang melewati lebih kurang 5 ton atau kapasitas mobil penumpang dan selesai ditargetkan November mendatang,” ucapnya.
Dikatakan Eka Putra, dengan selesainya jembatan ini akan mempersingkat jalan sejauh 6 KM, sehingga ini juga akan menghemat biaya angkut berbagai hasil perkebunan dari nagari yang dilalui jembatan yang membentang di atas Batang Sinamar tersebut.
Struktur bangunan berbeda dangan yang sebelumnya walau jenisnya sama jembatan gantung namun yang dibangun sekarang bisa dilalui kendaraan roda empat, sementara sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujarnya.
Jondra P Chaniago warga Jorong Baringin Sakti ungkapkan rasa syukur dan sampaikan ucapan terima kasih, “Kami atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Eka Putra yang telah merealisasikan janjinya membangun kembali jembatan ini, sehingga akan mempermudah jalur transportasi masyarakat Talago Bujua dan masyarakat Koto Panjang serta Tanjuang Bonai Aua,” ucapnya.
Dikatakan Jondra dengan selesainya jembatan ini nanti akan mempermudah transportasi bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan seperti karet dan lainnya ke pasar.
Untuk panjang jalan dari jembatan menuju Tanjuang Bonai Aua dan Koto Panjang sekitar 2 KM dan Talago Bujua menuju jembatan sekitar 2,5 KM,“ sebutnya.
Turut mendampingi Bupati Eka Putra saat meninjau pembangunan jembatan tersebut anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Jefri Masrul, Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, Camat Lintau Buo Afrizal dan Wali Nagari Taluak Pendi Aswil. (fa/lap)
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Berita Terbaru