AMPHIBI Jatim Konsolidasi, Fokus Tangani Limbah Restoran & Hotel, dan Kerja Sama Pemerintah Pusat

- Tim

Selasa, 10 Desember 2024 - 07:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Sidoarjo – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Jawa Timur menggelar rapat konsolidasi pada 8-12 Desember 2024.
Rapat tersebut difokuskan pada penuntasan program-program yang sempat tertunda akibat Pilkada Serentak Nasional, khususnya penanganan limbah restoran dan hotel yang menjadi masalah krusial di Jawa Timur.

Ketua DPW AMPHIBI Jatim, Samsul Hadi, mengungkapkan bahwa limbah restoran dan hotel merupakan penyumbang terbesar sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menjadi sumber bau menyengat yang mengganggu lingkungan. “Rapat konsolidasi ini menghasilkan rencana aksi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut,” tegas Samsul. Meskipun detail teknis belum diungkap, Samsul memastikan AMPHIBI Jatim akan segera meluncurkan program penanganan limbah restoran dan hotel secara terpadu.

Selain program jangka pendek tersebut, AMPHIBI Jatim juga merancang program jangka panjang yang melibatkan kerja sama dengan pemerintah pusat. Samsul menjelaskan, AMPHIBI akan berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam penanaman pohon mangrove dan pembersihan sampah di muara sungai. Kerja sama ini bertujuan untuk menjaga ekosistem pesisir dan mengurangi pencemaran laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, AMPHIBI Jatim juga akan bersinergi dengan Gakkum KLHK untuk mencegah dan menindak tegas oknum yang merusak lingkungan dan melakukan pencemaran. “Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan pelestarian lingkungan di Jawa Timur,” tambah Samsul.

Rapat konsolidasi tersebut dihadiri oleh pengurus AMPHIBI Jatim dan sejumlah akademisi yang memberikan masukan dan dukungan terhadap program-program yang direncanakan. Kehadiran akademisi diharapkan dapat memperkuat basis ilmiah dan teknis dalam pelaksanaan program-program tersebut. AMPHIBI Jatim menargetkan implementasi program-program ini akan segera dimulai dalam waktu dekat. (red-amphibi)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Litbang LSM Amphibi

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Apa? Roni Pasla yang Digadang Maju Justru Antar Fadhli Daftar Ketua KNPI
Bursa Ketua KNPI Tanah Datar Memanas! Roni Pasla Mundur, All Out Dukung Fadhli Tarmizi
Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:06 WIB

Ada Apa? Roni Pasla yang Digadang Maju Justru Antar Fadhli Daftar Ketua KNPI

Selasa, 1 September 2026 - 15:26 WIB

Bursa Ketua KNPI Tanah Datar Memanas! Roni Pasla Mundur, All Out Dukung Fadhli Tarmizi

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Berita Terbaru