FESTIVAL TALAGO KAMBA PINTU MASUK DUNIA WISATA TANAH DATAR

- Tim

Senin, 15 Agustus 2022 - 10:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Tanah Datar – Promosi dan pengembangan dunia pariwisata di Kabupaten Tanah Datar maju semakin pesat, satu persatu objek wisata yang dulunya belum tersentuh dan dikenal oleh pelaku wisata,kini di perkenalkan melalui even yang diberi tajuk 1 even 1 Nagari.

Di Tabek Patah Kecamatan Salimpaung ada sebuah objek wisata yang diberi nama Talago Kamba dan saat ini diperkenalkan melalui sebuah even. Even  yang diberi tajuk  “Festival Talago Kamba” diresmikan oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra , Sabtu (13/08).

Dikatakan Bupati Eka Putra, Festival Talago Kamba ini luar biasa dihiasi prosesi adat maarak anak yang diiringi berbagai hantaran seperti kambing dan yang dijunjung para ibu-ibu diatas kepala seperti jamba, padi, kelapa serta aneka keperluan lainnya, dan juga lebih dari seribu marawa dari kain panjang turut mengiringi dan yang terpasang menghiasi area talago kamba tersebut.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Konsep satu nagari, satu event ini selain untuk mengangkat kembali dan memperkenalkan adat, budaya seperti tradisi ini namun juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, UMKM dan juga pariwisata,”ujarnya.

Disampaikan Bupati Eka Putra dari tiga kali pelaksanaan satu nagari satu event terjadi perputaran uang sekitar Rp2 miliar dengan jumlah pengunjung sebanyak 26 ribu orang.

Bupati berharap dari event-event yang bernuansa budaya khas masing-masing daerah itu dapat mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah di Tanah Datar bahkan daerah lain di Provinsi Sumatera Barat, wilayah Indonesia bahkan luar negeri.

Pada saat Nagari Tabek Patah baralek gadang itu yang juga atas permintaan tokoh adat, niniak mamak dan masyarakat mengangkat Eka Putra sebagai anak Nagari Tabek Patah itu, Dirinya merasa bertanggung jawab untuk kemajuan nagari yang sejuk dan memiliki pesona alam yang indah tersebut.

Anggota DPRD Tanah Datar yang juga putra Nagari Tabek Patah Nurhamdi Zahari Dt. Indo Marajo Nan Bapayuang Ameh merasa bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semuak pihak yang telah mensuport alek anak nagari Tabek Patah selama dua hari tersebut yang diisi dengan berbagai penampilan kesenian dan pasar kuliner yang menyediakan jajanan tradisional dan khas dan juga produk UMKM.

Sebagai Anggota DPRD Nurhamdi berharap satu nagari satu event tersebut dapat mengangkat potensi daerah khususnya potensi alam, budaya dan sejarah sehingga menjadi daya tarik wisata yang akan mengangkat perekonomian masyarakat.

Sebelumnya Wali Nagari Tabek Patah H. Krisman Dt. Rajo Nan Kayo mengatakan Festival Talago Kamba yang digelar di Talago Pakih tersebut sebagai upaya memperkenalkan adat dan budaya salingka nagari kepada masyarakat atau pengunjung yang datang.

Krisman menyebut Nagari Tabek Patah terdiri dari lima suku, yaitu Suku Caniago, Bodi Caniago, Koto Piliang, suku kutianyia, Dalimo dan suku melayu Mandahiling.

“Saat ini yang menjadi icon festival adalah 1000 marawa batik kain panjang ini yang diiringi dengan maarak anak dari rumah bako ka rumah tampatan,”ujarnya.

Turut hadir pada saat pembukaan festival tetsebut adalah, Anggota DPRD Tanah Datar, Asisten II Setda Tanah Datar, Kepala Orgaisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimca, Ketua TPPKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Camat se- Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari dan undangan lainnya. (FA/LAP)

 

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB