Kinantan FC Lolos Ke Semifinal, Legend Semen Padang Agus Rianto era 90 an Beri Julukan “The Giant Baby”

- Tim

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad Kinantan FC Padang U 15

Skuad Kinantan FC Padang U 15

Bnewsmedia.id Padang – Tuntutan “Menang adalah harga mati” oleh pihak management dan suporter mania Kinantan FC Padang, dijawab lugas Head Coach Satria Feri dengan kemenangan 2-0, saat menjamu Persiju Sijunjung di Lapangan Puabu, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (5/ 8) sore ini.

Melakoni debut keempatnya, besutan legend PSP Padang itu berhasil mengantongi 3 poin. Pertandingan kali ini merupakan penentu bagi kedua tim untuk lolos ke semifinal Soeratin U15.

Diketahui Kinantan  FC Padang adalah tim pendatang baru di kancah Soeratin U15 PSSI Sumatera Barat. Hanya saja, para punggawa muda Kinantan mampu menunjukkan potensi sehingga memberi warna baru dalam kompetisi tingkat remaja ini.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai pendatang baru mampu  melaju ke semifinal ini merupakan capaian yang luar biasa.  Ibarat bayi yang baru lahir yang sudah memperlihatkan keperkasaannya.

“Barangkali “The Giant Baby” (Bayi Raksasa-red) ungkapan yang unik bagi petarung muda Kinantan FC U15,” ujar  legendaris Semen Padang Agus Rianto era 90 an yang juga pemerhati sepakbola Sumbar itu.

Legend Semen Padang era 90 an Agus Rianto bersama Ketua Kinantan FC Dedy Sartria

Laporan pertandingan di lapangan Puabu Sicincin, kedua tim lepas dan cukup terbuka, formasi 4-3-3 dengan skema total football kedua tim saling jual beli serangan.

Bermain dengan intensitas cukup tinggi, para algojo Kinantan mampu mengembangkan pertandingan.

Aksi memukau Rahmat Jojo dan kawan- kawan berhasil menembus lini pertahanan lawan hingga gol pun tercipta. Skor 1-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua Dirtek Satria Feri didampingi Asisten Pelatih Eka Rios,Wilian dan Fahmi,  memutuskan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk menambah amunisi serangan 

Strategi total football yang diterapkan Dirtek Kinantan,  berhasil menambah pundi-pundi gol Rahmat Jojo di babak kedua. Skor 2-0 atas keunggulan Kinantan FC bertahan hingga akhir pertandingan.

Ketua Tim Kinantan FC Deddy Satria mengatakan kemenangan kali ini merupakan pertandingan penentu. “Alhamdulillah, anak- anak tampil maksimal dan menang,” ujar Dedy Satria seraya mengungkapkan terima kasih pada seluruh management tim atas kerja kerasnya.

Sebagai pendatang baru di Piala Soeratin  U15 tersebut, tentunya inilah bentuk andil sekaligus berkontribusi Kinantan FC dalam memajukan sepak bola.

Terpisah, menanggapi laga krusial itu Satria Feri, mengatakan, piala Soeratin kali ini bisa dikatakan kompetisi perdana bagi anak anak.

“Di awal pemain kita cukup tegang, hingga permainan tidak berkembang. Namun, kita tetap berkomunikasi dengan pemain, memberi instruksi di luar lapangan. Alhamdulillah, instruksi berjalan, anak-anak kembali bermain normal hingga kemenangan ada pada kita,” ujar Pelatih Kepala yang akrab disapa Da PE itu. (rmd)

Facebook Comments Box

Penulis : Rmd

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Redaksi

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan
Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG
Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan
Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:10 WIB

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:27 WIB

Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG

Senin, 27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Berita Terbaru