Silek Tradisional Harimau Silinduang di resmikan Walinagari Padang Laweh Malalo

- Tim

Selasa, 13 Oktober 2020 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walingari Padang Laweh Malalo Akhiar Dt. Salarangan  dengan Masyarakatnya

Walingari Padang Laweh Malalo Akhiar Dt. Salarangan dengan Masyarakatnya

bnewsmedia.id Tanah Datar, Sabtu 10/10/2020 Akhiar Dt. Salarangan selaku wali Nagari Padang Laweh Malalo membuka sekaligus meresmikan perguruan pencak Silat Harimau Salinduang di kenagarian Malalo.

Silat merupakan sebuah permainan anak nagari Minangkabau. Dahulu kala silat dipergunakan untuk membela diri. Perguruan silat tradisional menjamur saking pentingnya ilmu bela diri ini dalamadat minangkabau. Seiring berjalannya waktu, tradisi silat mulai tidak di gandrungi lagi karena banyaknya cabang ilmu bela diri yang masuk dan diajarkan di Minangkabau seperti Taekwondo, tarung drajat, Karate, dll.

Setelah tertidur sekian lama, akhirnya pemuda pemudi dan anak Nagari Malalo bangun dan sadar bahwa ada aset turun temurun yang hampir terlupakan karena dimakan zaman.  anak Nagari Malalo mulai kembali membangkitkan gairah pemuda pemudi untuk mengandrungi Silat tradisional Minangkabau lagi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara pertama dimulai dengan tari pasambahan oleh anak Nagari Malalo, kemudian kata sambutan dari wali Nagari kemudian disusul dengan aksi pencak silat serta tari kreasi yang ikut memeriahkan acara pada malam hari itu.

Permainan adat dan musik tradisional dihadirkan kembali seperti bansi, pupuik serunai, talempong, gandang, dll. Acara berlansung dengan baik meskipun ditengah pandemi Covid19, karena masyarakat dan peserta yang hadir selalu memantau protokol kesehatan.

Akhiar Dt. Salarangan selaku pengambil kebijakan di Nagari tersebut mengungkapkan kepada bnewsmedia.id kami sangat mendukung sekali kegiatan ini dilaksanakan dan akan memupuk silaturahhmi serta kekeluargaan yang tinggi antar sesama anak nagari.

Masyarakat sangat antusias menyaksikan permainan anak Nagari dihadirkan kembali. Mereka sesekali bersorak dan bertepuk tangan saat aksi-aksi tari dan Silat yang memukau mata. (**Tia/Dod)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Berita Terbaru