Tanam Mangrove di Lokasi Hantaman Ombak 1-2 Meter : Amphibi Pecahkan MURI di Hari Pahlawan

- Tim

Jumat, 12 November 2021 - 04:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Lembaga Amphibi Bersama Masyarakat foto bersama seusai melakukan penanaman Mangrove

Lembaga Amphibi Bersama Masyarakat foto bersama seusai melakukan penanaman Mangrove

bnewsmedia.id Deli Serdang – Dalam memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2021 dan Hari Pohon Sedunia (World Tree Day) 21 November 2021, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) lakukan aksi tanam 10.000 mangrove di area ekstrem yang rentan dengan hantaman ombak pasang surut setinggi 1 hingga 2 meter dilokasi pantai bagan serdang kec.pantai labu kab.deli serdang sumatera utara pada,
Rabu (10/11/2021).

Dengan melibatkan 90 orang omak-omak pencari korang dan 70 orang nelayan serta 45 orang pengurus lembaga Amphibi dan kelompok tani Hutan Hijau Mekar, Amphibi akan pecahkan Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk yang kedua kalinya.

Setelah berhasil membuat sensasi penanaman mangrove di Tpa bantar gebang bekasi pada 21/02/21 lalu, kini Amphibi kembali membuat terobosan nyata dengan menanam mangrove 70 hingga 700 meter dari bibir pantai menuju tengah laut.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS โ†’

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua umum Amphibi Agus Salim So,Si (AST) menyatakan bahwa aksi penanaman mangrove ini bertujuan untuk menjawab permasalahan pola tanam rumpun berjarak di lokasi ombak pasang surut dalam mensukseskan Pepres no 120 tahun 2020 tentang BRGM dalam Padat Karya PEN mangrove.
“Selaku lembaga sosial kontrol, Amphibi ingin memberi kontribusi dengan menghadirkan berbagai solusi dalam perbaikan lingkungan hidup dan sosial ekonomi kemasyarakatan, “ucap AST.

Lanjut, AST bahwa mangrove mempunyai peranan penting sebagai penyerasi dan penyeimbang lingkungan global, sehingga keterkaitannya dengan dunia internasional.

Dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional, lembaga Amphibi turut ambil andil dalam merehabilitasi hutan mangrove dan lahan yang terdegradasi/kritis dengan membentuk kelompok tani diberbagai daerah.

“Kedepannya kelompok tani inilah yg akan mengurus, mengelola, melindungi, dan memanfaatkan lahan secara berkesinambungan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, “ucap AST.

Lanjut AST, saat ini kami sedang membuat terobosan menanam mangrove di lokasi ekstrem.
Setelah 2 kali gagal melakukan uji coba penanaman dilokasi pasang surut yang rentan demgan hantaman ombak 1 hingga 2 meter, akhirnya Amphibi berhasil menemukan trik penanama dengan pola tanam rumpun berjarak dan pengaman tanaman menggunakan bambu belah.

“Kami telah melakukan uji coba pada 1/9/2021 sebanyak 50 batang dan pada 23/9/2021 sebanyak 500 batang dengan jarak tanam dari bibir pantai 70 meter telah berhasil memuaskan, “jelas AST

Acuan keberhasilan tersebut berdasarkan dari hantaman ombak badai “Pasang Perdani” yg telah meluluh lantahkan kawasan wisata disepanjang pesisir kab.langkat, kab.deli serdang , kab.serdang bedagai, kab.batu bara dan kab.asahan prov.sumatera utara pada 7/10 lalu, “ucap AST.

“Sementara sekitar 500 meter dari lokasi uji coba, pohon cemara yang berukuran besar dan berumur sekitar 8 tahun dirobohkan “Badai Pasang Perdani”.
Disebelah lokasi uji coba tanaman Amphibi, pagar bambu pelindung tanaman sepanjang 2000 meter setinggi 2 meter dan kedalaman 2 meter yg dibuat oleh kelompok tani hutan hijau mekar sebagai pengaman tanaman dalam program padat karya PEN dari BRGM dan BPDASHL W/U juga habis digulung ombak Perdani tersebut, “jelas AST.

Dari sinilah acuan kami untuk tergerak mendaftarkan keberhasilan uji coba tersebut agar dicatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), “tutur AST.

Sementara kepala seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Bpdashl Wampu Sei Ular Anton Sudarwo S.Hut, M.Si mengatakan bahwa apa yang dilakukan kawan kawan Amphibi ini sangat luar biasa.
apresiasi yang tinggi atas keberhasilan lembaga Amphibi dalam menciptakan pola tanam mangrove seperti ini.
“Luar biasa tanaman uji coba lembaga Amphibi tidak goyah dengan terpaan ombak yg sangat besar.
Sementara pohon cemara yang besar dan pagar bambu pemecah ombak sepanjang 2000 meter habis digulung ombak, “salut Anton.

“Saya selaku perwakilan dari UPT Kementerian Lingkungan Hidup medukung penuh upaya lembaga Amphibi dalam membuat regulasi pola tanam seperti ini yang telah didaftarkan pada Museum Rekor Dunia Indonesia.

Karena pola tanam seperti ini memang belum pernah dibuat di indonesia.
“Dengan keberhasilan ini, tentunya nanti bisa juga diterapkan ditempat lain yang kondisi ombaknya seperti ini, “ucap Anton.

“Semangat kawan kawan Amphibi.
Semoga rekor MURI bisa kalian dapatkan kembali , “tutup Anton.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disitaโ€”Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB