Banjir dan Longsor di Kabupaten Tanah Datar, berikut informasinya

- Tim

Rabu, 26 November 2025 - 07:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Tanah Datar, bnewsmedia.id โ€” Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tanah Datar sejak Senin sore (24/11/2025) hingga Selasa siang (25/11/2025) telah menyebabkan bencana serius: luapan sungai, banjir bandang, longsor, kerusakan infrastruktur, dan evakuasi warga.

๐Ÿ“ Kronologi & Dampak

  • Hujan deras berturut-turut hampir 20 jam tanpa henti membuat debit air di Sungai Batang Malalo melonjak drastis โ€” menyebabkan luapan air, aliran lumpur dan kayu, serta erosi tebing sungai.

  • Di wilayah terdampak seperti Nagari Malalo (Kecamatan Batipuh Selatan), arus deras menghantam pemukiman โ€” membawa lumpur dan kayu besar hingga menutup akses jalan dan menghambat mobilitas warga.

    ADVERTISEMENT

    IKLAN
    DEVTECH INDONESIA
    SOFTWARE DEVELOPMENT

    Punya Ide
    Aplikasi?

    Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

    devtech.app
    BUSINESS DASHBOARD Overview
    PROJECT 128
    USER 8.4K
    WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
    Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
    KONSULTASI GRATIS โ†’

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tidak hanya Nagari Malalo โ€” tiga nagari dilaporkan terdampak: Nagari Guguak Malalo, Nagari Tambangan, dan Nagari Batipuah Baruah. Dampaknya: jembatan putus, rumah rusak/hanyut, pohon tumbang, dan fasilitas umum terancam.

  • Di Nagari Guguak Malalo, luapan sungai bahkan merusak satu rumah dan membuat sebuah jembatan provinsi tak dapat dilalui kendaraan.

  • Sebagian warga terpaksa mengungsi โ€” terutama yang tinggal dalam radius kurang lebih 150 meter dari bantaran sungai, karena risiko keselamatan tinggi.

โš ๏ธ Penyebab

Menurut tim dari BPBD Tanah Datar / BPBD Sumatera Barat, penyebab bencana ini antara lain intensitas hujan ekstrem, ditambah kondisi bendungan alam di hulu sungai yang tidak kokoh. Saat hujan tinggi, bendungan alam ini jebol dan menyebabkan aliran deras yang memicu banjir bandang dan longsor.


Tindakan & Respons Pemerintah Daerah

  • Pihak Pemda dan BPBD langsung menerjunkan tim untuk mengecek titik-titik terdampak dan melakukan pemetaan kerusakan serta kebutuhan darurat.

  • Menurut Eka Putra (Bupati Tanah Datar), dapur umum, tenda darurat, serta distribusi bantuan logistik telah disiapkan untuk warga terdampak โ€” termasuk layanan kesehatan bagi pengungsi.

  • BPBD menghimbau warga untuk melaporkan kerusakan atau korban sedini mungkin agar data lengkap bisa segera dihimpun. Warga pun diminta tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih bisa berlanjut.


Imbauan Keselamatan & Kesiapsiagaan

Sehubungan dengan kondisi cuaca yang dinamis, Pemerintah Provinsi bersama lembaga cuaca telah memperingatkan agar masyarakat di Sumatera Barat termasuk warga Tanah Datar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, angin kencang).

Khusus bagi warga yang tinggal dekat bantaran sungai atau di daerah rawan longsor โ€” disarankan untuk mempertimbangkan relokasi sementara bila curah hujan kembali meningkat, serta memantau perkembangan cuaca dan petunjuk dari BPBD setempat.

Peristiwa di Tanah Datar kali ini menunjukkan bahwa intensitas hujan ekstrem bisa memicu bencana besar: banjir bandang, longsor, dan kerusakan infrastruktur. Diperlukan kerja sama semua pihak โ€” pemerintah, masyarakat, dan kelembagaan โ€” untuk mitigasi, evakuasi, dan bantuan kemanusiaan.

Kami menghimbau seluruh warga terdampak untuk tetap tenang, mengikuti imbauan resmi, serta saling membantu untuk pemulihan bersama.

Berikut data kontak, posko darurat, dan informasi penting bagi warga yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kerusakan/korban terkait bencana di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat โ€” bisa dimasukkan dalam lampiran rilis atau disebarkan publik sebagai panduan darurat.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Istimewah

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disitaโ€”Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari
Longsor dan banjir bandang melanda Tanah Datar, Sumatera Barat. Sejumlah akses jalan putus, puluhan rumah terdampak, dan warga dievakuasi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disitaโ€”Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB