Amphibi Wilayah Sumatera Barat dan DPD Tanah Datar Sosialisasikan Lembaga Lingkungan Amphibi di Kenagarian Sungai Patai.

- Tim

Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekwil Amphibi Sumatera Barat Sosialisasikan Lembaga Lingkungan Amphibi di Kenagarian Sungai Patai.

Sekwil Amphibi Sumatera Barat Sosialisasikan Lembaga Lingkungan Amphibi di Kenagarian Sungai Patai.

Bnewsmedia.id, Tanah Datar – Rombongan Lembaga Lingkungan Hidup Amphibi Provinsi Sumatera Barat di dampingi DPD Amphibi Kab. Tanah Datar mengunjungi Kenagarian Sungai Patai, Kec. Sungayang, Tanah Datar pada 23/10/2020.

Turut hadir pada kempatan itu Sekwil Lembaga Lengkungan Hidup Amphibi Sumatera Barat (Lingga Ananda), Bnedahara Amphibi Wilaya sumbar (Lily Fatmah), Domi (Srikandi Amphibi Sumbar), Ahmad Zaky (Kabiro ITE dan Inforkom) Wilayah Sumatera Barat serta Mutiara (Selaku Pj. Sekretaris Amphibi Tanah Datar).

Rombongan sampai di lokasi Pukul 10.00 WIB di kantor Pemerintah Nagari Sungai Patai Dan disambut Oleh Walinagari Sungai Patai (Irfan Zainora) serta Sekretarisnya (Tika Desrini) di ruangan kerjanya.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekwil Amphibi Sumatera Barat menjelaskan bahwasanya kedatangan Lembaga Lingkungan Amphibi ke Nagari Sungai Patai Guna untuk mensosialisasikan Lembaga Lingkungan Hidup amphibi sebagai sebuah organisasi yang independent (Non-Pemerintahan) yang akan membantu menghadirkan solusi terkait permasalhan Lingkungan Hidup & Sosial Kemasyarakatan.

Lanjut Walinagari menyediakan Fasilitas Auditorium Nagari untuk team Amphibi memaparkan apa itu lembaga Lingkungan Hidup Amphibi, visi dan misi serta Program kerja.

Pada kesempatan itu Sekwil Amphibi Sumbar Langsung turun tangan untuk mensosialisakan dan memaparkan di hadapan walinagari,perangkat nagari dan perwakilan pemuda nagari.

Diawal pemaparan Lingga Ananda selaku sekwil Amphibi sumbar menegaskan bahawasnya Amphibi merupakan sebuah lembaga Lingkungan Hidup yang independen, yang di S.K kan , Kementrian Hukum dan Ham Republik Indonesia Pusat yg bersifat Netral, yang berkerja membantu menghadirkan Solusi dalam Lingkup Persoalan Lingkungan Hidup dan Sosial Kemasyarakatan.

Beliau juga mengajak pemerintah nagari, pemuda/i Nagari serta masyakat untuk bersinergi, bahu membahu bersama Lembaga Lingkungan hidup amphibi untuk menyelesaikan problem Lingkungan  Hidup dan sosial kemasyarkatan yang ada dan akan timbul di Nagari tersebut.

Selanjutnya beliau juga mengatakan akan mendrikan Program Amphibi yang bernama KPPL (Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan) di Nagari tersebut, yang nantinya pengurusnya akan diisi oleh masyarakat dan pemuda/i dari nagari tersebut, dengan didirikannya KPPL Amphibi Sungai Patai ini banyak program yang akan kita buat nantinya mulai dari mengmbangkan potensi wisata alam, pertanian, pengelolaan sampah menjadi bernilai guna dan benilai jual dan masih banyk lagi yang lainnya.

Tika Desrini selaku Sekretaris Walinagari Sungai Patai mengungkapkan kepada bnewsmedia.id harapan saya dengan kehadiran Lembaga Lingkungan Amphibi Wilayah Prov. Sumatera Barat ke Nagari Sungai Patai akan memberikan dampak positif bagi Nagari Sungai Patai dan Masyarakatnya dalam hal ini yang akan membantu menghadirkan Solusi terhadap persoalan Lingkungan Hidup dan sosial kemasyarakatan baik yang telah ada maupun yang akan timbul, dan saya demi kebaikan Masyarakat banyak saya siap mendukung Program ini yang tentunya membutuhkan pembinaan Dari Amphibi sendiri.

Disisi lain Tokoh Masyarakat Dafrinalto menjelaskan bahwasanya saya telah mencoba memulai untuk melakukan perternakan lele dan ingin mencoba untuk membangun Tanaman Hidroponik, dengan nantinya di bentuk KPPL Amphibi Sungai Patai harapa saya bisa membawa masyarakat lebih banyak lagi untuk ikut ambil andil dalam kegiatan positif ini. (**Tia/ Ahmad)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Berita Terbaru