Ketua DPW LSM PKAP-RI Sumut kunjungi kantor DPP AMPHIBI

- Tim

Jumat, 12 Februari 2021 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id, Bekasi – Kedatangan ketua dpw lsm pkap-ri sumut kekantor dpp Amphibi ternyata bukan kunjungan biasa.
Pertemuan kedua lembaga ini ternyata untuk membahas apa yang saat ini terjadi pada masyarakat desa banuaji 4 kecamatan adiankoting kab tapunuli utara yang dibahas dikanpus Amphibi pada, Jum’at (12-02-2021)

Dari keterangan Dolfri Adianto selaku ketua dpw lsm pkap-ri sumut. masyarakat banuaji 4 sedang dihantui gas beracun H2s yang ada dilahan pertanian mereka yang diduga kuat karena aktivitas PLTPB (pembangkit listrik tenaga panas bumi) sarulla operation ltd. dugaan tersebut bukan tampa alasan, pasalnya sejak pltpb sol beroprasi kerusakan alam mulai terjadi dari gagal panen sampai ada nya gas beracun H2s dilahan pertanian masyarakat banuaji 4. segala cara persuasip sudah kami lakukan baik menyurati pihak terkait sampai melakukan aksi damai kekantor Bupati dan DPRD Taput Tapi tuntutan masyarakat diabaikan.

Hasil laporan verivikasi lapangan langsung ke pt Sol dari kemen LH pun sampai saat ini belum kami terima. sementara verivikasi kemen LH oleh direktur pengendalian pencemaran udara dilakukan pada tgl 6 s/d 9 januari 2021. Pertanyaan nya, kalau terjadi sesuatu pada masyarakat Banuaji karna menghirup gas beracun H2s siapa yang akan bertanggung jawab???

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka dari itu kedatangan saya agar PKAP-RI dan AMPIBI dapat Besinergi dalam mengawal aspirasi dan membela kepentingan masyarakat Banuaji 1 2 dan 4. dalam hal ini bersama sama mengawal aspirasi masyarakat Banuaji 1 2 dan 4 sampai ke Jokowi, “tutur Dolfri.

Menyikapi apa yang telah disampaikan ketua dpw lsm pkap-ri sumut, ketua umum Amphibi Agus Salim Tanjung So,si sontak kaget.
Melihat video menggelegaknya air dari celah tanah persawahan masyarakat yang ditunjukkan Dolfri kepada Agus Salim.

“ini tidak bisa dibiarkan jelas AS.Tanjung kepada awak media.

Kami akan berupaya mencarikan solusi jalan keluarnya.
Karena hal ini bisa mengancam hajat hidup orang banyak, “ketus AS.Tanjung.

Selaku lembaga sosial kontrol yang independen, kami akan melakukan investigasi dan segera mencarikan solusinya, ujar ketua umum Amphibi yang menggaungkan yel yel nya dengan hadirkan solusi.

Dirinya juga meminta seluruh masyarakat masyarakat Banuaji 1 2 dan 4.yang terdampak untuk bersabar dan tenang.
“Dalam waktu dekat ini kami akan mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk bisa menjawabnya sesegera mungkin, “tutup AS.Tanjung.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang
Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu
AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara
Alokasi Dana Transfer 2026 Turun, Padang Panjang Hadapi Tekanan Fiskal Terbesar dalam 12 Tahun
Dana Desa Berbuah Manis: Panen Raya Ini Bikin Pejabat Daerah Turun Tangan
Dedek Tunjukkan Kejayaan di Pacuan Kuda Wirabraja Open Race 2026
Ponpes Surau Qur’an Batusangkar Terus Berkembang, 42 Calon Santri Daftar di Tahun Ketiga
PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:54 WIB

Pawai Takbiran, Wako Hendri Arnis Pimpin Gema Idulfitri di Padang Panjang

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:18 WIB

Dari Rantau ke Kampung Halaman, Pulbasnas 2026 Jadi Titik Temu Rindu

Senin, 16 Maret 2026 - 17:29 WIB

AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:40 WIB

Alokasi Dana Transfer 2026 Turun, Padang Panjang Hadapi Tekanan Fiskal Terbesar dalam 12 Tahun

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:32 WIB

Dana Desa Berbuah Manis: Panen Raya Ini Bikin Pejabat Daerah Turun Tangan

Berita Terbaru