LMP Sumbar Tolak Pembangunan PLTS di Danau Singkarak

- Tim

Jumat, 27 Desember 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id Padang  – Ormas Laskar Merah Putih (LMP) secara tegas Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan di bangun di atas danau Singkarak, proyek strategis Nasional Tersebut dinilai akan berdampak buruk bagi kehidupan nelayan di wilayah itu.

Sebagaimana yang di sampaikan oleh Sekretaris Daerah LMP Sumbar Andrian, SH. Jum’at (27/12) mengatakan, kami atas nama organisasi yang peduli dengan kehidupan nelayan diselingkar danau dengan keras menolak Pembangunan PLTS yang rencananya akan di bangun di atas danau Singkarak tersebut.

Lebih lanjut kata Andrian, selain berdampak kepada masa depan Nelayan di selingkar danau Singkarak, Proyek ini kita nilai juga akan dapat merusak ekosistem yang ada di danau.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahwasanya kata Andrian kami pantau di lapangan sebanyak delapan puluh persen masyarakat di tepi danau Singkarak menggantungkan hidupnya di danau tersebut dengan menangkap ikan bilih di wilayah itu, ini tentu juga akan menghambat perekonomian masyarakat kata Andrian.

Lebih lanjut Roni Pasla, SH selaku Kabiro Hukum LMP Sumbar tersebut mengatakan, kita menilai Proyek PLTS Singkarak ini adalah sebuah proyek yang di paksakan sebab Tumpang tindih Aturan tentang Danau Singkarak yang merupakan danau Prioritas sebagaimana di atur dalam PP No. 60 thn 2021 dengan UU omnibuslaw dan PP No. 42 tentang PSN termasuk di dalamnya pembangunan PLTS Singkarak.

Roni yang merupakan Advokat muda dan Putra Asli selingkar danau Singkarak tersebut menegaskan, kita atas nama organisasi dan masyarakat Menolak Keras Pembangunan PLTS di atas Danau Singkarak dikarenakan dampaknya tidak baik untuk masyarakat dan untuk Danau kata dia

kata Roni, Silahkan Pemerintah dalam visi misinya untuk pembaharuan energi, akan tetapi perlu juga memperhatikan aturan yang tumpang tindih dan dampak Negatif yang akan di alami oleh masyarakat di selingkar Danau Singkarak dari segi amdalnya juga Perlu di kaji lebih dalam.

Rata-rata masyarakat yang tinggal di selingkar Danau Singkarak merupakan masyarakat adat yang sudah tinggal secara turun-temurun di wilayah tersebut, salah satunya masyarakat Malalo Tiga Jurai, adalah masyarakat yang hidup dengan aturan adatnya yang masih kental serta menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan bilih di Danau Singkarak tersebut jelas Roni.

Sebelumnya LMP yang di ketuai oleh Nasrul yang juga merupakan tokoh masyarakat Malalo Tigo Jurai Menolak pembangunan PLTS tersebut serta bersama anggota DPR RI Shadiq Pasadique juga sudah mengupas dampak negatif terkait pembangunan PLTS tersebut di stasiun Padang TV.

Facebook Comments Box

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Tim

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Berita Terbaru