MUSEUM ISTANA BASA PAGARUYUNG IKON WISATA SUMBAR

- Tim

Senin, 22 November 2021 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar,

Museum Istano Basa Pagaruyung yang telah menjadi ikon wisata Bumi Minangkabau dibuka dan dapat dikunjungi oleh wisatawan asing maupun domestik setiap saat.

Museum ini diproyeksi sebagai pusat pengembangan adat dan budaya Minangkabau.selain bangunan induk berupa istana di lokasi ini terdapat bangunan lainnya seperti tabuah, surau, balai adat bodi chaniago, balai adat koto piliang, pincuran tujuah dan bangunan penunjang lainnya. Pada masa mendatang juga akan dibangun museum budaya, ruang visualisasi adat budaya, gedung pertemuan dan perpustakaan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Museum Istana Basa Pagaruyung bisa menjadi pintu gerbang bagi wisatawan sebelum mengenal tempat lainnya di Sumatera Barat. Tempat ini dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran, pelatihan, penelitian dan sekaligus tempat wisata bernuansa budaya. Maka harus konsisten dan dapat terus menjaga kebutuhannya sebagai situs budaya bernilai tinggi.

Selain Menjadi ikon wisata Minangkabau,Museum ini juga sebagai lambang pemersatu nusantara,betapa tidak berbagai even besar seperti tour de Singkarak juga mengambil museum ini sebagai tempat start maupun finish nya.

Komplek museum Istano Basa Pagaruyung mulai dibangun pasa 27 Desember 1976 ini adalah nama duplikat (tempat tinggal) keluarga kerajaan Minangkabau yang sekaligus menjadi pusat kerajaan Minangkabau pada masanya, konstruksi bangunannya berbeda dengan rumah gadang kebanyakan.

Pada masa Kerajaan Minangkabau Istano Pagaruyung memainkan peran ganda, sebagai rumah tempat tinggal keluarga kerajaan dan pusat pemerintahan.

Kepemimpinan Rajo Alam pada kerajaan Minangkabau dikenal dengan ‘tali tigo sapilin’ dan pemerintahannya dikenal ‘tungku tigo sajarangan’.

Rumah gadang Minangkabau dibangun berdasarkan mufakat semua anggota kaum dan atas persetujuan Penghulu Nagari dan dibiayai oleh suku, berfungsi sebagai tempat pelaksanaan adat dalam kehidupan masyarakat.

Rumah gadang juga bukti nyata kemampuan adat dalam mempersatukan kepentingan, inspirasi dan kebutuhan anggota kaum untuk terciptanya iklim dan kehidupan yang damai, adil dan harmonis dibawah penghulu kaum.

Museum Istano Basa Pagaruyung sekarang merupakan duplikat dari istano yang dibakar Belanda pada tahun 1804. Pada 1976 Istano ini dibangun kembali yang lahir dari pemikiran pemerintah daerah dan tokoh-tokoh adat Sumatra Barat untuk melestarikan nilai-nilai adat, seni, dan budaya serta sejarah Minangkabau.(an/LAP)

Sumber : buku Panduan Wisata Kabupaten Tanah Datar/penulis Alfian Jamrah, Efrison dan Renti Amelia.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang
Harapan di Tengah Bencana, Bantuan M. Shadiq Pasadigoe Ringankan Beban Warga
Dugaan Perundungan di SMA Negeri 2 Padangpanjang, Korban Alami Cedera dan Trauma Psikis
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, BPJS Warning Faskes Berjalan Sesuai Koridor

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:42 WIB

Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:29 WIB

Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Berita Terbaru

Environment

Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:29 WIB

Editor's Pick

Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:05 WIB