NAGARI TANJUNG BARALEK GADANG

- Tim

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SNSE Nagari Tanjuang Bapulang Padi, Bupati Eka Putra Mairiak Jo Manongkang

Tanah Datar,
Mengusung tema Bapulang Padi,Nagari Tanjung Kecamatan Sungayang menggelar satu nagari satu even yang dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM,kamis,(1/8) dihamparan sawah Nagari itu.
Diawali dengan penampilan mairiak padi juga manongkang yang merupakan tradisi panen padi di Minangkabau seperti halnya di nagari tersebut.

Mairiak padi yang sudah berlangsung sejak dahulu kala dan diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi, kini mulai tergilas zaman dan sulit ditemukan saat ini.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada masyarakat Minangkabau terkhususnya masyarakat Nagari Tanjuang, maiiriak dilakukan secara bersama-sama dengan sanak saudara dan masyarakat sekitar tempat tinggal.

Padi yang sudah di sabit di onggokan atau di tumpuk pada suatu tempat yang sudah diberi alas terpal dan dibuatkan tempat khusus atau lapangan di tengah sawah yang sedang di panen padinya.

Biasanya padi dipanen saat cuaca cerah, di lakukan secara bersama-sama pada siang hari baik laki-laki atau perempuan ikut melakukan manyabik padi.

Biasanya yang maiiriak padi adalah laki-laki karena menggunakan tenaga yang kuat. Maiiriak dilakukan dengan cara menginjak sambil memilih padi yang di letakkan diatas terpal menggunakan kaki serta batang bambu sebagai pegangan yang di berada di tengah-tengah tempat maiiriak dilaksanakan.

Perempuan pada acara maiiriak berkerja memisahkan padi-padi yang sudah di iriak dari batang dan daunnya dengan cara mengibas-ngibaskan menggunakan tangan.

Selain mairiak cara lain masyarakat setempat panen padi dengan cara Manongkang atau menghempaskan padi yang sudah disabit ke alat tongkang atau juga malambuik padi, manongkang padi ini juga di lakukan secaara bersama-sama baik yang mempunyai sawah sekeluarga atau di bantu oleh masyarakat sekitar.

Bupati Tanah Datar Eka Putra pada saat event tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapkan terima kasih atas penyelenggaraan SNSE yang dihadiri berbagai elemen masyarakat tersebut diareal persawahan yang disulap menjadi arena pertunjukan dan stand UMKM nagari.

“SNSE Nagari Tanjung Bapulang Padi ini luar biasa, masyarakat tumpah ruah, kekompakan masyarakat terlihat, kuliner khas dan aneka kerajinan UMKM ditampilkan, menjadikan event ini sangat unik, “katanya.

Bupati Eka Putra juga berharap dengan SNSE ini akan kembali aktif, tumbuh dan berkembang sanggar-sanggar di nagari dan UMKM baik kerajinan maupun makanan sepesifik terus berkembang dan juga maju.

Bupati juga sebut untuk hasil padi di Tanah Datar pertahunnya surplus 350 ribu ton dari itu Ia terus berupaya mencari terobosan dan melahirkan inovasi dibidang pertanian guna mensejahterakan masyarakat seperti bajak sawah gratis, quota pupuk bersubsidi dan perbaikan saluran irigasi.


Sebelumnya Wali Nagari Tanjung Ridwan Amri atas nama masyarakat sampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Eka Putra yang telah memperhatikan nagari dengan berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan.

“Terima kasih Pak Bupati atas perhatian dan program-program pembangunan di Nagari Tanjung, semoga kedepan program pembangunan terus dilaksanakan sehingga kesejahteraan masyarakat terus meningkat, “ ucapnya.

Turut hadir saat SNSE tersebut, Bupati periode 2005-2015 yang juga Anggota DPRRI terpilih M. Shadiq Pasadigoe, Forkopimda, Kepala OPD, LKAAM, Ketua TPPKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Camat, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya. (Tim).

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan
Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG
Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan
Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:10 WIB

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:27 WIB

Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG

Senin, 27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Berita Terbaru