Prabowo Bentuk Tim Independen untuk Usut Kekerasan Aparat Saat Protes Agustus

- Tim

Minggu, 14 September 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, bnewsmedia.id – Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan tim independen untuk menyelidiki kekerasan aparat keamanan dalam aksi protes nasional pada Agustus lalu. Langkah ini diambil setelah gelombang desakan dari masyarakat sipil, organisasi HAM, serta akademisi.

Tim independen ini beranggotakan tokoh hukum, akademisi, serta perwakilan masyarakat sipil. Fokus penyelidikan mencakup dugaan kekerasan aparat, hilangnya sejumlah demonstran, hingga tuntutan publik soal transparansi fasilitas mewah anggota DPR yang memicu kerusuhan.

“Tim independen ini akan bekerja selama tiga bulan ke depan dan hasilnya akan diumumkan secara terbuka,” ujar Menkopolhukam dalam konferensi pers, Senin (9/9).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini disambut baik oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan KontraS. Mereka menilai keputusan ini bisa menjadi momentum perbaikan sistem keamanan dan penghormatan HAM di Indonesia.

Namun, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa efektivitas tim independen akan diuji pada komitmen pemerintah menindaklanjuti hasil investigasi. “Publik menunggu, apakah hasil temuan benar-benar transparan atau hanya formalitas,” kata Al Araf, Direktur Imparsial.

Facebook Comments Box

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Istimewah

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
tim independen protes, kekerasan aparat Indonesia, investigasi HAM, kerusuhan Agustus

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Rika Maria: Pendidikan Tidak Cukup Hanya Mencerdaskan Akal, Tetapi Juga Menumbuhkan Hati

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Berita Terbaru