Wakil Kepala BPBD Jabar Timur Kiemas Hadiri Penutupan Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182

- Tim

Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id,Jakarta – Operasi pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu saat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten menuju Pontianak, Kalimantan Barat, pada 9 Januari lalu, hari ini resmi dihentikan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dihadiri sejumlah pejabat dari TNI Angkatan Laut, Polri, Basarnas, di Terminal JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, ”pada
Kamis (21/02/2021).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, “dengan berbagai pertimbangan, operasi SAR pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada hari ini resmi ditutup,” kata Budi Karya dalam konferensi pers di lokasi Posko Terminal JICT 2, Tanjung Priok Jakarta Utara

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito menyatakan operasi SAR yang dilakukan selama 13 hari sejak pesawat jatuh pada 9 Januari lalu proses evakuasi yang dilakukan telah mengumpulkan sebanyak 324 kantong jenazah, 64 kantong serpihan kecil pesawat dan 54 bagian besar pesawat.
Untuk total jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi mencapai 43 orang.
Jumat 22/1/2020 pukul 6.00 pagi, akan digelar acara tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat, bersama keluarga korban, “Bagus Puruhito

Wakil Kepala BPBD Jawa barat Timur Kiemas bersama artis Rio Revan saat mendekati lokasi tumpukan kantong jenazah mengungkapkan turut berduka cita yang mendalam.
Semoga seluruh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang meninggal dunia di terima Allah swt dan keluarga korban diberikan kekuatan, “ucap Timur Kemas. (**Lap)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:42 WIB

Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Berita Terbaru