WAMENAKER AFRIANSYAH NOOR SANDANG GELAR Dt RAJO BASA

- Tim

Senin, 1 Mei 2023 - 02:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

SANDANG GELAR Dt. RAJO BASA, WAMENAKER RI AFRIANSYAH NOOR DIPASANGKAN SALUAK DAN KERIS

bnewsmedia.id Tanah Datar, Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) RI Ir. Afriansyah Noor, M.Si bergelar Dt Rajo Basa, hal ini diketahui setelah Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pagaruyung Armen Dt. Damuanso memasangkan saluk dan keris pada Kamis (27/04) di Kantor Wali Nagari Pagaruyung.

Hadir pada kegiatan sakral itu Bupati Tanah Datar Eka Putra,Ketua DPRD H.Roni Mulyadi serta Forkopinda.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya mengucapkan selamat, atas pengukuhan gelar adat Datuak Rajo Basa kepada Wamenaker Afriansyah Noor tersebut dan berharap dapat menjadi kebanggaan bagi kaum dan bermanfaat bagi anak kemenakan.

“Dengan kiprah Bapak Wamenaker di tingkat nasional dan diberbagai bidang lainnya, telah banyak memberikan sumbangsih bagi masyarakat Tanah Datar secara khusus dan Sumatera Barat secara umum. Tentunya dengan pengukuhan gelar adat ini akan semakin meningkatkan perhatian terhadap daerah dan kampung halaman dan juga akan dapat mengayomi, membimbing anak kemenakan di segenap aspek kehidupan,” ucapnya.

Bupati Eka Putra juga berpesan kepada anak kemenakan dan masyarakat Nagari Pagaruyung serta Tanah Datar, untuk menjaga nama baik Alam Minangkabau dan Tanah Datar sebagai pusat kebudayaan (pusek jalo pumpunan ikan) dan diperhitungkan di kancah Nasional.

“Dengan telah dikukuhkannya gelar Datuak Rajo Basa ini yang bertepatan dengan pengukuhan KAN Pagaruyung masa bakti 2022-2028, Saya berharap KAN bersama Bundo Kanduang berperan aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari khususnya bidang pelestarian adat yang tumbuh dan berkembang di nagari serta mendukung program-program pemerintah daerah,” ujarnya.

Dengan pengukuhan gelar adat tersebut, Bupati Eka Putra berharap kepada kerapatan adat agar dapat memberikan pertimbangan dan masukan kepada Pemerintahan Nagari dan BPRN dalam melestarikan nilai-nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

Sementara itu, Wamenaker RI Afriansyah Noor Dt. Rajo Basa dalam sambutannya mengatakan jika Ia sudah hampir satu tahun mengumpulkan keluarga mulai dari almarhum Nenek dan Amak (Ibu).

“Saya asli putra daerah Tanah Datar, Ibu Pagaruyung, Ayah Lubuk Basung Agam, dan merantau ke Provinsi Jambi dan Saya lahir di Jambi kemudian juga merantau ke Jakarta,” ucapnya.

Terkait penganugerahan gelar, Wamen sampaikan ucapan terima kasih pada Pemerintah Daerah Tanah Datar, Pemerintahan Nagari Pagaruyung dan Masyarakat, keluarga besar Datuak Rajo Basa serta semua lembaga unsur yang telah mendukung rangkaian dari acara tersebut.

“Pengukuhan gelar adat ini sebagai amanah dan kepercayaan dari dunsanak dan kemenakan serta masyarakat Nagari Pagaruyung yang telah mempercayakan menyandang gelar Datuak Rajo Basa kepada Saya, ditinggikan sarantiang, didahulukan salangkah di Nagari Pagaruyung,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wali Nagari Pagaruyung Irmaidinal Datuak Magek, yang turut menyampaikan ucapan selamat kepada Wamenaker RI yang telah dikukuhkan dengan gelar Adat Datuak Rajo Basa dan Pengukuhan kepengurusan KAN Pagaruyung yang baru.

Dikatakan Irmaidinal, pengukuhan kepengurusan KAN ini juga telah melalui proses yang cukup panjang, hingga saat ini baru bisa dikukuhkan.

Irmaidinal menyebut, masih banyak agenda kepengurusan KAN yang lama yang telah dimulai namun masih belum terselesaikan seperti permasalahan batas nagari. Dari itu, Ia berharap di kepengurusan KAN yang baru dapat diselesaikan.

Irmaidinal Dt Magek juga mengatakan, ada agenda lain yang telah disusun dengan KAN yang lama dan BPRN seperti Peraturan Nagari (Pernag) masalah Penyakit Masyarakat (Pekat) namun belum di syahkan dari itu Ia berharap dengan kepengurusan yang baru bisa tuntas dan diwujudkan.

Rangkaian dari kegiatan pengukuhan gelar Datuak Rajo Basa, Kepengurusan KAN Pagaruyung, Peletakan Batu Pertama Pembanguan Kantor KAN Pagaruyung, sebelumnya juga diadakan peletakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Gadang Datuak Rajo Basa di Polak Loweh Padang Tan Pagaruyung.

Juga hadir pada saat acara tersebut Anggota DPRD Tanah Datar Eri Hendri, Bupati Tanah Datar Periode 2005-2015 M Shadiq Pasadigoe, Camat Tanjung Emas Zulkifli Idris, Wali Nagari Se Kecamatan Tanjung Emas, Niniak Mamak, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya. (Tim)

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB