Apakah betul kiamat sudah dekat? Gunung Emas Muncul dan Sungai Eufrat Mengering

- Tim

Kamis, 18 Maret 2021 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bnewsmedia.id ISLAMIYAH – shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, di antara tanda terjadinya kiamat adalah mengeringnya sungai Eufrat dan munculnya gunung emas dari sungai tersebut.

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ، يَقْتَتِلُ النَّاسُ عَلَيْهِ، فَيُقْتَلُ مِنْ كُلِّ مِائَةٍ، تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ، وَيَقُولُ كُلُّ رَجُلٍ مِنْهُمْ: لَعَلِّي أَكُونُ أَنَا الَّذِي أَنْجُو

Kiamat tidak akan terjadi sampai al-furat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya. Dari setiap seratus orang (yang memperebutkannya), terbunuhlah sembilan puluh sembilan orang. Setiap orang dari mereka mengatakan, ‘Mudah-mudahan aku-lah orang yang selamat,” (HR Muslim).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadis ini mengabarkan bahwa keringnya Sungai Eufrat dan munculnya gunung emas sebagai pertanda kiamat akan segera datang.

Faktanya, debit air di Sungai Eufrat dari hari ke hari terjadi penurunan. Para ilmuwan menemukan selama tujuh tahun dari 2003, cekungan sungai Tigris dan Eufrat di bagian Turki, Suriah, Irak, dan Iran kehilangan 117 juta kaki acre (144 kilometer kubik) air tawar.

Di sisi lain, pada Februari kemarin, muncul gunung emas di Kongo. Inilah yang mengundang sebagian umat Islam untuk mengaitkan dua perisiwa tersebu sabagai tanda bahwa dunia akan segera fana.

Minyak Bumi
Sebelum muncul gunung emas, ada banyak pihak yang menerjemahkan bahwa gunung emas yang dimaksud dalam hadis Nabi itu adalah minyak bumi. Maklum saja, minyak bumi juga sering disebut dengan istilah “emas hitam”.

Ditemukannya gunung emas di Kongo, Afrika, membuktikan bahwa menganggap gunung emas sebagai minyak bumi adalah keliru. Pendapat demikian sepertinya menganggap gunung emas bukan sebagai sesuatu yang nyata ada. Kabar dari Nabi tentang gunung emas di Sungai Eufrat seakan mustahil.

Hadis Nabi itu tegas menyebutkan “gunung emas”, adapun minyak bumi secara hakikatnya bukanlah emas. Karena emas adalah barang tambang yang sudah dikenal pada zaman Nabi, berbeda dengan minyak bumi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa air sungai Eufrat akan mengering, lalu tampaklah (muncullah) gunung emas tersebut, sehingga bisa dilihat oleh manusia. Adapun minyak bumi, harus diambil dari dalam bumi dengan alat-alat tambang di kedalaman yang sangat jauh.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengkhususkan sungai Eufrat saja, tanpa menyebutkan sungai atau lautan yang lain. Sedangkan minyak bumi, sebagaimana yang kita ketahui, bisa ditambang dari laut atau dari dalam bumi, di tempat-tempat penambangan yang sangat banyak.

Selanjutnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa manusia akan saling bunuh untuk memperebutkan simpanan ini. Kenyataannya, hal ini tidaklah terjadi ketika ditemukannya cadangan minyak bumi, baik di sungai Eufrat ataupun di tempat-tempat lainnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang siapa saja yang melihat kemunculan gunung emas tersebut untuk mengambilnya sedikit pun. Sebagaimana yang juga diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُوشِكُ الْفُرَاتُ أَنْ يَحْسِرَ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ، فَمَنْ حَضَرَهُ فَلَا يَأْخُذْ مِنْهُ شَيْئًا

“Segera saja sungai Efrat akan mengering lalu nampaklah gunung emas. Barangsiapa yang menjumpainya, jangan diambil sedikit pun.” (HR. Muslim no. 2894)

عَنْ كَنْزٍ مِنْ ذَهَبٍ

“ … lalu nampaklah simpanan berupa emas …” (HR. Bukhari no. 7119 dan Muslim no. 2894)

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa sebab dilarangnya mengambil emas dari gunung tersebut adalah untuk mencegah terjadinya kekacauan dan saling bunuh di antara manusia. (Fathul Baari, 13/81)

Nah, kini ditemukan gunung emas di Kongo. Bukan di dalam Sungai Eufrat. Belakangan penemuan gunung emas itulah yang dikaitkan dengan hadis Nabi bahwa kiamat sudah di depan pintu.

Menurut Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas al-Hadith al-Nabawi, Eufrat adalah sungai yang mengalir dari timur laut Turki.

Sungai itu membelah Pengunungan Toros, lalu melewati Suriah di Kota Jarablus, melewati Irak di Kota al-Bukmal, dan bertemu Sungai Tigris di al-Qurnah yang bermuara di Teluk Arab. Panjang sungai itu mencapai 2.375 kilometer. Dua anak sungainya, yakni Al-Balikh dan Al-Khabur, sudah mengering.

Sementara gunung emas di Kongo, Afrika, berjarak sekira 4.774 km dari Sungai Eufrat. Antara Sungai Eufrat dan Gunung Emas di Kongo amatlah berjauhan. Padahal hadis itu jelas menyebut gunung emas itu berada di Sungai Eufrat, setelah sungai itu mengering. Wallahu’Alam (Read/bn)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kafilah Padang Panjang Matangkan Persiapan Jelang MTQ Sumbar 2025
Kapolres Tanah Datar Kerahkan Kekuatan Penuh Tekan Pelanggaran di Wilayah Hukum Tanah Datar
Siswa SMPN di Tangsel Meninggal Usai Diduga Dibully: Ini 7 Fakta Lengkap Kasusnya
Sumbar Jadi Tuan Rumah Konferensi Wakaf Internasional 2025, Ribuan Peserta Hadir
Kemenag Tanah Datar Tunjuk Plt. Kepala MTsN 9 Usai Berpulangnya Hj. Syafniati
Kemenag Tanah Datar Gelar Lomba Antar Santri MDT dan Seleksi PORSADIN Meriahkan HAB Ke-80
Ketika Menulis adalah Candu, Maka Kesuksesan dan Aku sudah diujung Temu
BPS Nasional : Masyarakat Miskin lebih mentingkan Rokok daripada Daging dan telur

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 16:13 WIB

Kafilah Padang Panjang Matangkan Persiapan Jelang MTQ Sumbar 2025

Senin, 17 November 2025 - 05:57 WIB

Kapolres Tanah Datar Kerahkan Kekuatan Penuh Tekan Pelanggaran di Wilayah Hukum Tanah Datar

Senin, 17 November 2025 - 04:01 WIB

Siswa SMPN di Tangsel Meninggal Usai Diduga Dibully: Ini 7 Fakta Lengkap Kasusnya

Sabtu, 15 November 2025 - 14:13 WIB

Sumbar Jadi Tuan Rumah Konferensi Wakaf Internasional 2025, Ribuan Peserta Hadir

Kamis, 13 November 2025 - 11:59 WIB

Kemenag Tanah Datar Tunjuk Plt. Kepala MTsN 9 Usai Berpulangnya Hj. Syafniati

Berita Terbaru