Siswa SMPN di Tangsel Meninggal Usai Diduga Dibully: Ini 7 Fakta Lengkap Kasusnya

- Tim

Senin, 17 November 2025 - 04:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Tangerang Selatan โ€” Kasus perundungan yang menimpa seorang siswa SMP Negeri 19 Tangerang Selatan (Tangsel), MH (13), berakhir tragis setelah ia meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa ini memicu perhatian luas masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan lembaga perlindungan anak.

Berikut rangkuman 7 fakta terkait kasus tragis tersebut:

1. Dipukul Menggunakan Kursi oleh Teman Sekelas

MH diduga kuat menjadi korban kekerasan fisik di sekolah. Menurut keterangan keluarga, MH dipukul pada bagian kepala menggunakan kursi oleh teman sekelasnya. Pukulan tersebut memicu kondisi medis yang memburuk hingga ia harus mendapatkan perawatan.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS โ†’

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Sudah Mengalami Bullying Sejak MPLS

Kakak korban, Rizky, mengungkapkan bahwa adiknya telah menjadi sasaran perundungan sejak awal masuk sekolah pada masa MPLS. Bentuk perundungan disebutkan berupa pemukulan, tendangan, hingga intimidasi verbal.

3. Kondisi Menurun dan Dirujuk ke RS Fatmawati

Setelah mengalami kekerasan, kondisi MH semakin memburuk. Ia sempat dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Tangsel sebelum akhirnya dirujuk ke RS Fatmawati Jakarta karena kondisi fisiknya makin kritis. MH dirawat selama sekitar satu minggu sebelum menghembuskan napas terakhir.

4. Pemkot Tangsel Turun Tangan dan Lakukan Mediasi

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan langsung turun merespons kasus ini. Mediasi dilakukan antara pihak sekolah dan keluarga guna menggali informasi sekaligus memberikan pendampingan kepada orang tua korban.

5. KPAI Desak Penegakan Hukum

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turut bersuara dan mendorong agar kasus ini diproses sesuai hukum. KPAI menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak, baik dilakukan oleh anak maupun orang dewasa, tetap dapat dijerat melalui mekanisme peradilan anak.

6. MH Meninggal Setelah Dirawat Sepekan

Setelah kondisi tak menunjukkan perbaikan, MH dinyatakan meninggal dunia. Pihak kepolisian menyampaikan duka mendalam dan memastikan penyelidikan dilakukan secara profesional untuk mengungkap penyebab kematian serta menindak pihak yang bertanggung jawab.

7. Wakil Wali Kota Hadiri Pemakaman dan Beri Dukungan

Kematian MH membawa duka mendalam, baik bagi keluarga maupun masyarakat. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, hadir langsung dalam pemakaman. Pemerintah Kota juga memberikan dukungan, termasuk bantuan pendidikan bagi kakak korban serta pendampingan terhadap keluarga.


Seruan untuk Perbaikan Sistem Perlindungan Anak di Sekolah

Kasus ini kembali menyadarkan banyak pihak mengenai pentingnya pengawasan dan pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. Pemerintah daerah berjanji akan memperketat pengawasan dan memastikan seluruh sekolah memiliki sistem pelaporan dan penanganan bullying yang efektif.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Istimewah

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar
Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Siswa SMPN 19 Tangsel meninggal usai diduga dibully dan dirawat sepekan. Ini 7 fakta lengkap kasus perundungan yang memicu perhatian publik.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 09:31 WIB

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Jumat, 18 September 2026 - 10:34 WIB

Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi

Berita Terbaru

News

Pastikan Tampil Di Porprov Sumbar

Senin, 5 Okt 2026 - 22:45 WIB