Padang bnewsmedia.id — 15/11/2-25 Pembukaan resmi konferensi ditandai sambutan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang menegaskan tradisi kuat wakaf di ranah Minangkabau dan pentingnya wakaf produktif untuk memperkuat layanan pendidikan, kesehatan, UMKM, serta ketahanan sosial.
Dalam acara pembukaan juga hadir Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Muhammad Ad-Duwaini, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, bersama delegasi dan perwakilan lembaga wakaf dari sejumlah negara seperti Mesir, Maroko, Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, dan Suriah. Kehadiran tokoh-tokoh ini menegaskan posisi konferensi sebagai forum internasional untuk konsolidasi kebijakan dan praktik wakaf.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyoroti lemahnya tata kelola wakaf nasional meski potensi wakaf di Indonesia sangat besar. Menurutnya, “Potensi wakaf Indonesia itu sekitar Rp180 triliun per tahun, namun belum tergarap optimal.” Pernyataan ini menjadi pengingat perlunya modernisasi pengelolaan wakaf agar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini membahas empat isu strategis: wakaf untuk pembangunan berkelanjutan, wakaf sebagai instrumen ekonomi dan investasi, wakaf dan pendidikan, serta wakaf untuk kesejahteraan sosial. Selain sesi pleno dan panel, agenda pendukung mencakup pelatihan nadzir bersertifikat, pameran produk wakaf, investment gathering, dan silaturahmi ulama serta pengasuh pesantren. Kegiatan ini juga merupakan bagian rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumbar dan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Penguatan pengelolaan wakaf menjadi prioritas nasional dan daerah karena potensi aset dan manfaat sosial yang besar. Konferensi di Padang diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan dan model pengelolaan wakaf produktif yang dapat direplikasi oleh pemerintah daerah dan lembaga pengelola wakaf.
-
Waktu pelaksanaan: 15–16 November 2025 (Hotel Truntum, Kota Padang).
-
Penyelenggara & pendukung: Panitia Nasional Konferensi Wakaf, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, BPKH, Bank Nagari Syariah, serta mitra swasta dan lembaga pendidikan.
-
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah: “Kehadiran para tokoh nasional dan internasional adalah kehormatan bagi Sumbar. Ini menunjukkan bahwa isu wakaf menjadi perhatian global. Semoga konferensi ini melahirkan gagasan baru untuk memperkuat wakaf produktif.”
-
Mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin: “Wakaf tidak hanya soal pahala, tetapi harus melahirkan kemaslahatan nyata. Bila dikelola profesional, wakaf dapat menjadi solusi berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Istimewah









