Malalo 3 Jurai dan Sumpur kembali mencekam karena terjadi pemagaran di wilayah sengketa

- Tim

Senin, 12 Oktober 2020 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Malalo 3 Jurai

Masyarakat Malalo 3 Jurai

bnewsmedi.id Tanah Datar – Konflik tapal batas Antara nagari Padang laweh Malalo dan nagari Sumpur kembali memanas, hal itu terjadi di akibatkan masyarakat nagari sumpur memasang palang bermerek kawasan wisata olahraga Siti Nurjanah di area wilayah Padang Laweh Malalo Senin 12/10/2020.

Sesuai dari plang yang bermerek kawasan wisata olahraga atas izin karunia dan barokah Allah SWT akan di bangun kawasan pendidikan wisata dan olahraga Siti Nurjanah rekomendasi Gubernur sumatera barat No.120.4/120-PERIZ/DPM & PTSP/IX-2020 tanggal 18-09-2020.

Diduga akibat di pasangnya plang merek yang di lindungi pagar besi tersebut membuat geram masyarakat malalo 3 jurai dan para pemuda dan Tokoh masyarakat malalo 3 jurai berkumpul di titik tapal batas Antara Padang Laweh malalo dan Nagari Sumpur.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pantauan team bnewsmedia.id di lapangan massa dari Malalo 3 jurai sudah banyak yang berkumpul di titik batas wilayah mereka dengan membawa senjata tajam dan kayu untuk pelindung diri demi memperjuangkan hak mereka, diduga pemasangan plang merek tersebut di pasang tadi pagi oleh beberapa orang dari Sumpur.

Sebelumnya di perkirakan sekitar empat bulan yang lalu juga terjadi konflik tapal batas Tanah Ulayat Antara nagari Sumpur dan Padang Laweh malalo yang tak kunjung usai.

di wawancarai team bnewsmedia.id di TKP yang enggan disebutkan namanya bahwasanya semua hal ini yang kembali terjadi karena ketidak bijakan Bpn Tanah Datar dalam menyikapi permasalahan ini dan juga pemerintah daerah tidak kunjung menyelesaikan permasalahan ini imbuhnya (**Ns/Tia)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan
Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG
Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan
Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:10 WIB

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:27 WIB

Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG

Senin, 27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Berita Terbaru