Tanah Datar, bnewsmedia.id – Kompetisi Liga 4 Piala Bupati Tanah Datar kembali menghadirkan pertandingan menarik pada hari kedua gelaran turnamen. Laga yang mempertemukan Alwa Rambatan dan Nyong Timor Tanjung Emas ini menjadi salah satu pertandingan yang paling disorot, mengingat kedua tim sama-sama memiliki motivasi kuat untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Latar Belakang Pertandingan
Pada pertandingan perdana, Nyong Timor tampil cukup baik dengan berhasil menahan imbang Paganti FC. Hasil ini memberi modal positif bagi anak asuh Finder Firdaus dan Jefri Afdol untuk tampil lebih agresif pada laga kedua.
Di sisi lain, Alwa datang dengan ambisi besar setelah menelan kekalahan 1–3 dari Jordus FC pada laga sebelumnya. Tim yang diperkuat kombinasi pemain senior dan junior itu bertekad bangkit demi menjaga asa lolos dari fase penyisihan grup.
Kedua tim pun masuk ke lapangan dengan semangat yang sama: meraih kemenangan pertama.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Babak Pertama: Nyong Timor Mengamuk
Sejak peluit awal dibunyikan, Alwa langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Mereka mengurung pertahanan Nyong Timor dan bermain cukup dominan di menit-menit awal. Namun alih-alih mencetak gol, mereka justru kecolongan.
Nyong Timor berhasil keluar dari tekanan lewat serangan terorganisir. Melalui skema bola panjang yang memecah konsentrasi pertahanan Alwa, Fajar—pemain senior yang menjadi motor serangan—meluncurkan sepakan keras yang tak mampu dihentikan penjaga gawang. Skor berubah menjadi 1–0.
Tertinggal satu gol membuat Alwa mencoba meningkatkan tempo permainan. Tetapi Nyong Timor justru makin percaya diri. Di menit-menit berikutnya, Rehan yang tampil impresif menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas jarak jauh yang meluncur mulus ke sudut gawang.
Permainan Alwa makin goyah. Pada menit akhir babak pertama, Rehan kembali membuat kejutan lewat aksi soloran dari tengah lapangan, melewati beberapa pemain sebelum menuntaskannya dengan sepakan akurat. Skor 3–0 menutup babak pertama dengan keunggulan telak bagi Nyong Timor.
Babak Kedua: Pergantian Pemain, Tambah Daya Ledak
Memasuki babak kedua, Nyong Timor melakukan penyegaran dengan memasukkan pemain berpengalaman seperti Krisna dan Mario. Kehadiran dua pemain ini membuat alur serangan semakin berbahaya dan meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Alwa.
Serangan bertubi-tubi akhirnya memaksa Alwa melakukan pelanggaran di kotak penalti untuk menghentikan penetrasi pemain Nyong Timor. Wasit Hakim tanpa ragu menunjuk titik putih. Rehan yang menjadi algojo menuntaskan tugasnya dengan baik sekaligus mencatatkan hat-trick.
Tidak berhenti di situ, serangan Nyong Timor terus mengalir. Zaki mencetak gol kelima melalui sepakan terukur setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Gilang Aditya kemudian menutup pesta gol dengan finishing rapi yang mengubah skor menjadi 6–0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Alwa tidak mampu bangkit dan harus mengakui keunggulan mutlak lawannya.
Reaksi Tim dan Target ke Depan
Setelah pertandingan, Ketua Tim Nyong Timor Willy dan Manajer Desril Chandra (BCL) menyampaikan apresiasi tinggi terhadap performa tim. Mereka menilai bahwa konsistensi, kerja sama, dan mental pemain menjadi kunci kemenangan telak pada pertandingan ini.
“Kami sangat puas dengan permainan anak-anak hari ini. Target kami jelas: juara,” tegas BCL.
Willy menambahkan bahwa manajemen langsung memberikan bonus sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras pemain. “Bonus sudah kami serahkan setelah laga. Semoga ini jadi motivasi tambahan untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Kemenangan telak ini membawa Nyong Timor melesat ke puncak klasemen sementara Liga 4 Piala Bupati Tanah Datar dan semakin mendekatkan mereka pada peluang lolos ke babak selanjutnya.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Istimewah









