Padang, bnewsmedia.id — BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dan potensi hidrometeorologi tinggi untuk periode 22–27 November 2025 di wilayah Sumatera Barat. Kondisi atmosfer saat ini — termasuk penguatan Monsun Asia — memicu dominasi angin baratan dan massa udara lembap dari Samudra Hindia, yang berpotensi menghasilkan hujan lebat.
Menindaklanjuti peringatan tersebut, Mahyeldi Ansharullah (Gubernur Sumbar) menyerukan seluruh masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan. Ia meminta agar BPBD kabupaten/kota bersama seluruh aparat terkait memantau debit sungai, menyiapkan jalur evakuasi, dan mengingatkan warga di zona rawan — seperti bantaran sungai dan lereng perbukitan — untuk waspada serta menyiapkan “tas siaga bencana”.
Pemprov menginstruksikan seluruh nagari dan kelurahan untuk aktif menyampaikan informasi resmi, tidak menyebar hoaks, dan segera melaporkan apabila terjadi pergerakan tanah, luapan sungai, atau tanda bahaya lain agar tindakan cepat bisa diambil.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Istimewah









