Peringati Hari Pohon Sedunia 2025, AMPHIBI Tanam 250 Pohon Bersama Masyarakat di Serdang Bedagai

- Tim

Senin, 24 November 2025 - 04:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Serdang Bedagai, bnewsmedia.id – Memperingati Hari Pohon Sedunia 2025, Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia) menggelar aksi penanaman 250 pohon produktif di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen lembaga dalam mendorong gerakan hijau nasional sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Penanaman dilakukan di lahan milik masyarakat dan kelompok tani setempat, yang selama ini aktif melakukan kerja-kerja ekologi berbasis komunitas. Jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman produktif yang berpotensi memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomi bagi warga sekitar.

Dihadiri Pengurus Pusat, Provinsi, dan Kelompok Tani

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung, bersama Ketua AMPHIBI Sumut Tengku Mhd Fahri dan Sekretaris AMPHIBI Sumut Fajar Rahmat Surya. Sejumlah pengurus bidang dan jajaran provinsi turut serta dalam aksi penghijauan tersebut.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua AMPHIBI Serdang Bedagai Hendra Hamdani sebagai tuan rumah menyambut langsung kehadiran rombongan AMPHIBI Sumut dan Pusat. Ia didampingi oleh sekretaris, bendahara, serta anggota kepengurusan kabupaten.

Baca Juga :  Peran Serta AMPHIBI Dalam Perancangan PERDES Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM)

Dari unsur kelompok masyarakat, hadir pula pimpinan-pimpinan kelompok tani hutan dan nelayan, antara lain A. Sayuti (Ketua KTHn Desa Percut), Ediansyah (Pengawas Kelompok Kerja Kurnia Desa Kota Pari), dan Syafrudin (Ketua Kelompok Kerja Kurnia Maydarling) beserta jajaran pengurus. Selain itu, beberapa tokoh masyarakat turut meramaikan kegiatan penanaman sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penyelamatan lingkungan.

Mendorong Partisipasi Publik dalam Penanggulangan Perubahan Iklim

Ketua AMPHIBI Sumut, Tengku M. Fahri, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bagian dari langkah nyata untuk merespons perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan ekosistem.

“Penanaman pohon ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi masa depan lingkungan kita. Akar pohon akan menjaga tanah, daunnya menjadi penyerap karbon, dan keberadaannya mendukung keanekaragaman hayati,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan seluruh cabang AMPHIBI di Sumatera Utara agar gerakan ini menjadi lebih meluas.

“Kami mengajak seluruh pengurus kabupaten/kota untuk melakukan kegiatan serupa. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin kuat daya dukung lingkungan kita di masa mendatang,” tambahnya.

Harapan Keberlanjutan dari AMPHIBI Kabupaten

Ketua AMPHIBI Serdang Bedagai, Hendra Hamdani, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pengurus provinsi dan pusat. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara AMPHIBI dan masyarakat lokal.

“Kami berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat menjadi program berkelanjutan, bukan hanya sekali saja. Pohon-pohon ini nantinya akan dirawat bersama oleh masyarakat dan kelompok tani,” ujarnya.

Hendra juga menggarisbawahi pentingnya edukasi lingkungan bagi masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap kerusakan alam di sekitar wilayah pantai dan daratan rendah Pantai Cermin.

Makna Hari Pohon Sedunia dan Ajakan Nasional

Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung, menjelaskan bahwa Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap 21 November hadir sebagai momentum global untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan pohon.

“Pohon memiliki peran vital dalam kehidupan manusia. Mulai dari menjaga kualitas udara, menyerap karbon dioksida, stabilisasi tanah, hingga menjaga ketersediaan air tanah. Edukasi tentang pentingnya pohon harus terus disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa AMPHIBI berkomitmen menjadikan penanaman pohon sebagai program berkesinambungan di seluruh Indonesia.

“Kami berharap semua pengurus AMPHIBI di berbagai daerah terus melaksanakan penanaman pohon secara rutin dan terukur. Ini adalah karya nyata yang manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Litbang LSM Amphibi

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan
Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Ungkap Kondisi Terkini dan Bahaya yang Mengintai
Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar
Bukan Sekadar Festival, Bupati Asahan Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Asahan
AMPHIBI Tanam Pohon Produktif di Sungayang, Tandai 10 Tahun Gerakan Pelestarian Lingkungan
AMPHIBI memperingati Hari Pohon Sedunia 2025 dengan menanam 250 pohon produktif di Serdang Bedagai bersama masyarakat dan kelompok tani. Aksi ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan, mitigasi perubahan iklim, dan mendorong gerakan penghijauan berkelanjutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:11 WIB

Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?

Senin, 7 September 2026 - 08:52 WIB

43 Ribu Korban Keracunan MBG, Kini Pertanyaan Besarnya Bukan Lagi Soal Makanan

Minggu, 6 September 2026 - 21:43 WIB

Radius Bahaya Gunung Anak Krakatau 3 Km, Ini Wilayah yang Harus Dihindari

Rabu, 2 September 2026 - 23:35 WIB

Farid AlKausar: Semoga Whisnu Suryadi Amanah dan Bawa Inovasi di PN Batusangkar

Berita Terbaru