Serdang Bedagai, bnewsmedia.id – Memperingati Hari Pohon Sedunia 2025, Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia) menggelar aksi penanaman 250 pohon produktif di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen lembaga dalam mendorong gerakan hijau nasional sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Penanaman dilakukan di lahan milik masyarakat dan kelompok tani setempat, yang selama ini aktif melakukan kerja-kerja ekologi berbasis komunitas. Jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman produktif yang berpotensi memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomi bagi warga sekitar.
Dihadiri Pengurus Pusat, Provinsi, dan Kelompok Tani
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung, bersama Ketua AMPHIBI Sumut Tengku Mhd Fahri dan Sekretaris AMPHIBI Sumut Fajar Rahmat Surya. Sejumlah pengurus bidang dan jajaran provinsi turut serta dalam aksi penghijauan tersebut.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua AMPHIBI Serdang Bedagai Hendra Hamdani sebagai tuan rumah menyambut langsung kehadiran rombongan AMPHIBI Sumut dan Pusat. Ia didampingi oleh sekretaris, bendahara, serta anggota kepengurusan kabupaten.
Dari unsur kelompok masyarakat, hadir pula pimpinan-pimpinan kelompok tani hutan dan nelayan, antara lain A. Sayuti (Ketua KTHn Desa Percut), Ediansyah (Pengawas Kelompok Kerja Kurnia Desa Kota Pari), dan Syafrudin (Ketua Kelompok Kerja Kurnia Maydarling) beserta jajaran pengurus. Selain itu, beberapa tokoh masyarakat turut meramaikan kegiatan penanaman sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penyelamatan lingkungan.
Mendorong Partisipasi Publik dalam Penanggulangan Perubahan Iklim
Ketua AMPHIBI Sumut, Tengku M. Fahri, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bagian dari langkah nyata untuk merespons perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan ekosistem.
“Penanaman pohon ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi masa depan lingkungan kita. Akar pohon akan menjaga tanah, daunnya menjadi penyerap karbon, dan keberadaannya mendukung keanekaragaman hayati,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan seluruh cabang AMPHIBI di Sumatera Utara agar gerakan ini menjadi lebih meluas.
“Kami mengajak seluruh pengurus kabupaten/kota untuk melakukan kegiatan serupa. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin kuat daya dukung lingkungan kita di masa mendatang,” tambahnya.
Harapan Keberlanjutan dari AMPHIBI Kabupaten
Ketua AMPHIBI Serdang Bedagai, Hendra Hamdani, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pengurus provinsi dan pusat. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara AMPHIBI dan masyarakat lokal.
“Kami berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat menjadi program berkelanjutan, bukan hanya sekali saja. Pohon-pohon ini nantinya akan dirawat bersama oleh masyarakat dan kelompok tani,” ujarnya.
Hendra juga menggarisbawahi pentingnya edukasi lingkungan bagi masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap kerusakan alam di sekitar wilayah pantai dan daratan rendah Pantai Cermin.
Makna Hari Pohon Sedunia dan Ajakan Nasional
Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung, menjelaskan bahwa Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap 21 November hadir sebagai momentum global untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan pohon.
“Pohon memiliki peran vital dalam kehidupan manusia. Mulai dari menjaga kualitas udara, menyerap karbon dioksida, stabilisasi tanah, hingga menjaga ketersediaan air tanah. Edukasi tentang pentingnya pohon harus terus disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa AMPHIBI berkomitmen menjadikan penanaman pohon sebagai program berkesinambungan di seluruh Indonesia.
“Kami berharap semua pengurus AMPHIBI di berbagai daerah terus melaksanakan penanaman pohon secara rutin dan terukur. Ini adalah karya nyata yang manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang,” tutupnya.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Litbang LSM Amphibi









