Jakarta, bnewsmedia.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Senin siang (8/9). Keputusan paling mengejutkan adalah pencopotan Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan publik akibat naiknya harga kebutuhan pokok, isu fasilitas mewah untuk anggota DPR, serta gelombang protes besar-besaran sejak Agustus lalu.
“Presiden menilai perlu adanya penyegaran dalam jajaran kabinet untuk meningkatkan efektivitas kerja pemerintah,” ujar Menteri Sekretaris Negara, dalam konferensi pers resmi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sri Mulyani, yang telah menjabat sejak era Presiden Joko Widodo, dikenal sebagai sosok yang dihormati dunia internasional berkat reputasinya menjaga stabilitas fiskal Indonesia. Pencopotannya memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari alasan politik hingga strategi konsolidasi pemerintahan.
Sejumlah analis menilai reshuffle ini bisa berdampak signifikan terhadap kepercayaan publik maupun investor. “Sri Mulyani adalah simbol kredibilitas. Mengganti beliau tanpa kejelasan pengganti akan menciptakan ketidakpastian,” kata Bhima Yudhistira, Direktur CELIOS.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Sri Mulyani terkait langkah Presiden. Namun, publik menanti arah baru kebijakan fiskal yang akan ditempuh pemerintah pasca reshuffle ini.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Istimewah









