Tanah Datar Mulai Relokasi Korban Lahar Dingin dan Terima Rp120 Miliar untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

- Tim

Senin, 17 November 2025 - 04:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Relokasi ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang menimpa wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Pemerintah berharap hunian baru ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan serta menjadi awal baru bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Relokasi ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang menimpa wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Pemerintah berharap hunian baru ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan serta menjadi awal baru bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Batusangkar, Tanah Datar bnewsmedia.id— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mempercepat proses pemulihan pascabencana banjir lahar dingin pada Mei 2024. Serangkaian langkah strategis diambil sebagai upaya membangun kembali infrastruktur kritis sekaligus memastikan perlindungan dan pemulihan masyarakat terdampak.

1. Alokasi Anggaran Besar untuk Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menerima alokasi dana sebesar Rp 120 miliar dari pemerintah pusat untuk pemulihan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana. Dana ini akan digunakan untuk rehabilitasi irigasi, jalan, dan jembatan di wilayah yang paling terdampak.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan bahwa perbaikan ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pemulihan ekonomi lokal. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga akan mempercepat pemulihan sektor pertanian yang terdampak, termasuk sawah yang gagal panen saat bencana.

2. Relokasi Korban ke Hunian Tetap
Sebagai bagian dari mitigasi risiko jangka panjang, Pemkab Tanah Datar akan merelokasi 60 kepala keluarga korban lahar dingin ke hunian tetap (huntap) terpadu. Rencana ini akan dimulai segera dan dilakukan secara bertahap. 
Selain itu, terdapat rencana pembangunan 141 unit rumah mandiri di mana tanah disiapkan oleh warga sendiri, dan pemerintah akan mendukung proses pembangunan rumahnya. 
Total rumah relokasi yang direncanakan mencakup sekitar 200 unit untuk penduduk dari delapan kecamatan terdampak.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS →

SCROLL TO RESUME CONTENT

3. Penutupan Permanen Pendakian Gunung Marapi
Menindaklanjuti temuan dari Ombudsman Sumatera Barat, pemerintah daerah bersama BKSDA sepakat untuk menutup permanen jalur pendakian Gunung Marapi. 
Penutupan ini sebagai langkah mitigasi risiko bencana dan keselamatan, mengingat potensi ancaman lahar dingin dan longsor dari Gunung Marapi. Ombudsman Republik Indonesia

4. Penghargaan Penilaian Pembangunan Daerah
Di tengah upaya pemulihan, Tanah Datar juga berhasil meraih prestasi: memperoleh penghargaan Kabupaten Terbaik Pertama dalam Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024. Antara News Sumbar
Salah satu inovasi unggulan dari Pemkab dalam meraih penghargaan itu adalah program “Satu Nagari, Satu Event”, yang mendorong pengembangan potensi budaya, wisata, dan ekonomi lokal di masing-masing nagari. Antara News Sumbar

5. Opini WTP ke-13 Berturut-turut
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan daerah (LKPD) tahun 2024. BPK Sumbar
Ini merupakan kali ke-13 berturut-turut Tanah Datar meraih WTP, menegaskan komitmen kabupaten dalam tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. BPK Sumbar

6. Insiden Kebakaran di Dinas Pertanian
Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar dilaporkan terbakar pada Jumat dini hari (27/6/2025) sekitar pukul 01.45 WIB. ANTARA News
Penyelidikan awal menyebutkan dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kerugian materiil masih dalam pendataan. ANTARA News
Tim pemadam kebakaran dikerahkan lebih dari 20 personel, dan api berhasil dipadamkan setelah lebih dari dua jam. ANTARA News


Pernyataan dari Pemerintah Kabupaten

  • Bupati Eka Putra: “Alokasi Rp 120 miliar untuk perbaikan infrastruktur adalah wujud perhatian pemerintah pusat. Kami akan memastikan dana ini digunakan seefisien mungkin demi pemulihan sesegera mungkin.”

  • Wakil Bupati Ahmad Fadly: “Relokasi ke hunian tetap adalah langkah strategis agar warga kami bisa tinggal di tempat yang lebih aman, sekaligus memperkecil risiko berulangnya bencana.”

  • Kepala BPBD Tanah Datar: “Penutupan pendakian Gunung Marapi kami dukung penuh sebagai bagian dari mitigasi risiko. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.”

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ombudsman, Antara news, BPK Sumbar

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam
Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?
Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi
PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Tanah Datar mempercepat pemulihan pascabencana dengan relokasi korban lahar dingin, pembangunan hunian tetap, dan perbaikan infrastruktur senilai Rp120 miliar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:38 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Galodo Solok, Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 09:31 WIB

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB

Baru Dilantik Jadi Menkeu, Nama Suahasil Nazara Terseret Isu Rp500 Triliun, Ada Apa Sebenarnya?

Jumat, 18 September 2026 - 10:34 WIB

Menelusuri Sejarah Sumatera Barat: Dari Keresidenan, Perjuangan Kemerdekaan hingga Provinsi

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Berita Terbaru