Batusangkar, Tanah Datar bnewsmedia.id— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mempercepat proses pemulihan pascabencana banjir lahar dingin pada Mei 2024. Serangkaian langkah strategis diambil sebagai upaya membangun kembali infrastruktur kritis sekaligus memastikan perlindungan dan pemulihan masyarakat terdampak.
1. Alokasi Anggaran Besar untuk Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menerima alokasi dana sebesar Rp 120 miliar dari pemerintah pusat untuk pemulihan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana. Dana ini akan digunakan untuk rehabilitasi irigasi, jalan, dan jembatan di wilayah yang paling terdampak.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan bahwa perbaikan ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pemulihan ekonomi lokal. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga akan mempercepat pemulihan sektor pertanian yang terdampak, termasuk sawah yang gagal panen saat bencana.
2. Relokasi Korban ke Hunian Tetap
Sebagai bagian dari mitigasi risiko jangka panjang, Pemkab Tanah Datar akan merelokasi 60 kepala keluarga korban lahar dingin ke hunian tetap (huntap) terpadu. Rencana ini akan dimulai segera dan dilakukan secara bertahap.
Selain itu, terdapat rencana pembangunan 141 unit rumah mandiri di mana tanah disiapkan oleh warga sendiri, dan pemerintah akan mendukung proses pembangunan rumahnya.
Total rumah relokasi yang direncanakan mencakup sekitar 200 unit untuk penduduk dari delapan kecamatan terdampak.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
3. Penutupan Permanen Pendakian Gunung Marapi
Menindaklanjuti temuan dari Ombudsman Sumatera Barat, pemerintah daerah bersama BKSDA sepakat untuk menutup permanen jalur pendakian Gunung Marapi.
Penutupan ini sebagai langkah mitigasi risiko bencana dan keselamatan, mengingat potensi ancaman lahar dingin dan longsor dari Gunung Marapi. Ombudsman Republik Indonesia
4. Penghargaan Penilaian Pembangunan Daerah
Di tengah upaya pemulihan, Tanah Datar juga berhasil meraih prestasi: memperoleh penghargaan Kabupaten Terbaik Pertama dalam Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024. Antara News Sumbar
Salah satu inovasi unggulan dari Pemkab dalam meraih penghargaan itu adalah program “Satu Nagari, Satu Event”, yang mendorong pengembangan potensi budaya, wisata, dan ekonomi lokal di masing-masing nagari. Antara News Sumbar
5. Opini WTP ke-13 Berturut-turut
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan daerah (LKPD) tahun 2024. BPK Sumbar
Ini merupakan kali ke-13 berturut-turut Tanah Datar meraih WTP, menegaskan komitmen kabupaten dalam tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. BPK Sumbar
6. Insiden Kebakaran di Dinas Pertanian
Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar dilaporkan terbakar pada Jumat dini hari (27/6/2025) sekitar pukul 01.45 WIB. ANTARA News
Penyelidikan awal menyebutkan dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kerugian materiil masih dalam pendataan. ANTARA News
Tim pemadam kebakaran dikerahkan lebih dari 20 personel, dan api berhasil dipadamkan setelah lebih dari dua jam. ANTARA News
Pernyataan dari Pemerintah Kabupaten
-
Bupati Eka Putra: “Alokasi Rp 120 miliar untuk perbaikan infrastruktur adalah wujud perhatian pemerintah pusat. Kami akan memastikan dana ini digunakan seefisien mungkin demi pemulihan sesegera mungkin.”
-
Wakil Bupati Ahmad Fadly: “Relokasi ke hunian tetap adalah langkah strategis agar warga kami bisa tinggal di tempat yang lebih aman, sekaligus memperkecil risiko berulangnya bencana.”
-
Kepala BPBD Tanah Datar: “Penutupan pendakian Gunung Marapi kami dukung penuh sebagai bagian dari mitigasi risiko. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.”
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Ombudsman, Antara news, BPK Sumbar









