BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumbar: Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang Ancam Aktivitas Warga

- Tim

Sabtu, 15 November 2025 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Padang, bnewsmedia.id – Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan bahwa sistem awan konvektif di wilayah barat Sumatera terpantau cukup aktif. Hal itu dipicu oleh peningkatan kelembapan dan adanya belokan angin yang memicu pembentukan gumpalan awan cumulonimbus (CB) sejak dini hari.

Kepala BMKG Stasiun Minangkabau menyatakan bahwa kondisi atmosfer yang tidak stabil dapat berlangsung hingga malam hari, sehingga warga diminta mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba. “Kami mencatat adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang. Beberapa daerah bahkan memiliki peluang badai petir,” katanya.

Sejumlah wilayah yang diperkirakan terkena dampak lebih besar antara lain Kota Padang, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pasaman, Solok, Pesisir Selatan, serta Kepulauan Mentawai. Di wilayah pesisir, potensi gelombang tinggi juga perlu diperhatikan, terutama bagi nelayan dan operator kapal kecil.

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG menambahkan bahwa potensi cuaca ekstrem seperti ini biasanya dapat memicu dampak lanjutan berupa banjir lokal, longsor tebing, pohon tumbang, serta gangguan jaringan listrik. Masyarakat di sekitar bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat beberapa daerah kerap mengalami limpahan air saat hujan intens terjadi.

Imbauan BMKG yang Ditekankan:

  • Hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan deras.

  • Batasi aktivitas outdoor di wilayah yang rawan sambaran petir.

  • Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak mampet.

  • Ikuti perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Penutup:
BMKG mengajak seluruh warga Sumatera Barat agar tetap waspada dan tanggap terhadap informasi terkini, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan dapat berulang dalam beberapa hari ke depan.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Istimewah

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare
Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?
Gaji ASN Pemda Dipindah ke Bank BUMN? Ini Kata Menkeu Purbaya
Ironi di Sumbar: 2.000 Mobil Dinas dan 3.890 Kendaraan ASN Nunggak Pajak Rp6,3 Miliar
Rp237 Miliar dalam Kasus KPR Fiktif Karawang, Rp42,5 Miliar Sudah Disita—Siapa Lagi yang Akan Terseret?
BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem di Sumatera Barat. Masyarakat diminta waspada potensi hujan lebat, petir, angin kencang, dan banjir.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

PT ARP Kembali Diaktifkan, BADKO HMI Sumbar Desak Audit Aset 108 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Minta BRI-BSI Siapkan Rekening untuk Warga, Bansos Bakal Langsung Masuk?

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB