Demo Tolak omnibus law undang-undang Cipta Kerja Mahasiswa Tanah Datar Geruduk Kantor DPRD Tanah Datar

- Tim

Jumat, 9 Oktober 2020 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Mahasiswa Tanah Datar Demo Tolak Omnibus Law

Aliansi Mahasiswa Tanah Datar Demo Tolak Omnibus Law

bnewsmedia.id Tanah Datar- Pada Kamis 08 Oktober 2020 Aliansi Persatuan Mahasiswa/i Tanah Datar melakukan orasi dan Unjuk rasa ke Kantor DPRD Kabupaten Tanah Datar, mereka menyuarakan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang baru saja disahkan oleh DPR.

Dalam unjuk rasa tersebut berbagai kalangan mahasiswa takluput membawa poster peraga Demo berupa spanduk kain dan poster-poster yang mengkritik DPR serta menolak undang-undang Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker).

Pada kesempatan tersebut team liputan bnewsmedia.id mewawancarai salah seorang peserta aksi yang enggan disebutkan namanya, bahawasanya aksi yang dimulai dari titik kumpul pada rumah gadang DT. Bandaro nan kuniang lima kaum (yang sering disebut kalangan muda rumah Hayati) dan selanjutnya menuju ke Kantor DPRD di Pagaruyung dan melakukan parkir di parkiran Istana Basa Pagaruyung.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut beliau mengungkapkan aksi akan berjalan damai dan kondusif dan kami atas nama aliansi mahasiswa Tanah Datar menolak dengan tegas undang-undang Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR-RI,karena akan merampas hak-hak buruh. Selain itu, UU tersebut juga tidak menghargai hak pekerja perempuan, terlebih perempuan yang tengah hamil.

Mahasiswa juga menilai UU itu tidak menghargai pemerintah daerah, karena pekerja asing akan bebas masuk ke daerah tanpa perlu mendapat izin dari pemerintah setempat, cukup oleh perusahaan.

Aksi baru berakhir setelah akhirnya Ketua DPRD Tanah Datar menemui para mahasiswa yang melakukan aksi pada sore hari. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD berjanji akan menyampaikan petisi mahasiswa kepada DPR.(**Lap/Tia/Ahmad/dod)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove
Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU
Listrik Padam Massal Landa Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Padang Pariaman Awasi Penyaluran Solar Bersubsidi di Tiga SPBU

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:42 WIB

Di Tengah Duka Luapan Batang Tompo, Peternak Ayam Lintau Hadir Bawa Harapan untuk Warga Taluak

Berita Terbaru