Jemput Bola Ke Pelaku Usaha di Desa Wisata, Kemenag Tanah Datar Adakan Layanan Sertifikasi Halal On The Spot

- Tim

Minggu, 5 Mei 2024 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar.Kantor Kemenag Tanah Datar jemput bola sambangi sejumlah pelaku usaha di Desa Wisata setempat dalam rangka layanan sertifikasi halal on the spot pada Sabtu (04/5). Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Amril turun langsung menemui para pelaku usaha pada kampanye ‘Wajib Halal Oktober’ ini didampingi Kepala Seksi Bimas Islam, Pemkab. Tanah Datar dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Camat, Kepala KUA, Wali Nagari dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di masing-masing titik lokasi kampanye.

Target pelaku usaha yang hari ini didatangi adalah penjual makanan dan minuman, adapun produk lainnya yang juga wajib bersertifikat halal mulai 18 Oktober 2024 ini adalah jasa penyembelihan dan hasil sembelihan serta bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman.

Program Kementerian Agama dengan tagar ‘Wajib Halal Oktober 2024’ ini serentak dilaksanakan di 3.000 Desa Wisata se-Indonesia pada hari ini. Sementara di Kabupaten Tanah Datar kampanye wajib halal hari ini dilakukan di 7 titik lokasi wisata, yaitu Istana Pagaruyung, Desa Terindah Pariangan, Tabek Ganggam Limo Kaum, Tanjung Mutiara di Batipuh Selatan, Air Mancur Lembah Anai, Aia Angek Padang Ganting dan Puncak Pato.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wajib halal pada produk makanan disambut baik oleh para pelaku usaha yang ditemui, terlebih adanya sosialisasi oleh Kantor Kemenag Tanah Datar untuk mempermudah pengurusan sertifikat halal tersebut. “Adapun para pelaku usaha yang sudah mendapat sertifikat halal akan merasa nyaman, aman dan kepastian tentang ketersediaan produk halal kepada masyarakat”, demikian penjelasan H. Amril dalam kampanyenya kepada salah satu pedagang makanan. (Ad/Fa/yon/Lap)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan
Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG
Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan
Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Rika Maria: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Membangun Jembatan Hati di Dunia Pendidikan
Bangkit dari Kerusakan, AMPHIBI Kembali Hijaukan Pesisir Percut dengan 75.000 Mangrove

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:10 WIB

Di Balik Tangis Keysa, Ada Luka yang Tak Bisa Diukur dengan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:27 WIB

Tata Kelola BGN Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Desak Transparansi Program MBG

Senin, 27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja di ASEAN Cup, Garuda Tampil Dominan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:44 WIB

Evaluasi Usai, One Way Berakhir: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Berita Terbaru