Lembaga Lingkungan amphibi Nilai Kepala UPST Bantar Gebang Tak Kooperatif Mengenai ribuan Pohon mati

- Tim

Selasa, 8 September 2020 - 23:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Documentasi :cendananews (M. Amin)

Documentasi :cendananews (M. Amin)

bnewsmedia.id, Bekasi Sejak ramai berita ribuan pohon mati di TPST Bantar Gebang Kepala UPST Bantar Gebang Asep Kuswanto tidak pernah berkantor di kawasan persampahan milik Pemprov DKI Jakarta tersebut.

“Ga pernah ada di kantornya,”ucap salah satu pekerja di kantor tersebut.

Lembaga Lingkungan Hidup Amphibi Bekasi Mohammad Hendri mengaku sudah melakukan prosedur resmi melalui surat ke Kepala UPST Bantar Gebang guna melakukan peninjauan pada pohon mati tersebut.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya kalau dia (Kepala UPST Bantar Gebang) tidak bersalah nagapain juga takut. Kami sudah pakai surat resmi kok untuk bisa masuk ke TPST Bantar Gebang sejak 2 minggu lalu tapi hingga kini belum direspon,”ujar Hendri.

Hendri mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kita akan laporkan ke Pak Anies Baswedan. Ini Kepala UPST Bantar Gebang sikapnya mencurigakan,”tandasnya.

Sekedar diketahui, Proyek penghijauan di area TPST Bantar Gebang melalui bantuan DKI (Bandek) senilai Rp2,2 miliar tahun 2019 menjadi sia-sia. Pasalnya ribuan pohon yang ditanam kondisi mati.(*)

Baca Juga :  Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Bantar Gebang Kota Bekasi Mangkrak Diterlantarkan
Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepatutan dan Integritas Konferensi Sungai Trawas yang Patah: Antara Deklarasi dan Manipulasi Prosedural
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang
AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara
Amphibi Pertanyakan Kelayakan PT Xaviera Terima APEC BEST Award 2025
Tanam Pohon Produktif, Upaya Nagari Andaleh Baruh Bukik Jaga Lingkungan dan Keselamatan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:29 WIB

Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 17:29 WIB

AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara

Berita Terbaru