Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI Kunjungin melakukan Pembentukan Kelompok Tani AMPHIBI Rangkul Bekasi

- Tim

Senin, 5 September 2022 - 19:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

bnewsmedia.id Kota Bekasi – Ketua Umum Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI menyambangi Kelompok Tani AMPHIBI Rangkul Bekasi dalam rangka sosialiasi dan pembentukan kelompok tani AMPHIBI rangkul Bekasi di Kelurahan Jatiraden Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi.

Dalam pertemuan tersebut hadir juga pembina AMPHIBI Nawa Kurniawan yang turut serta menyaksikan Kegiatan sosialiasi dan pembentukan kelompok tani tersebut.

Agus Salim Tanjung, selaku ketua umum lembaga AMPHIBI dalam sambutan nya mengatakan, “saya selaku Ketua Umum Kelompok Tani AMPHIBI dan Ketua Umum Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI sangat mengapresiasi atas terbentuk nya Kelompok Tani AMPHIBI Rangkul Bekasi, dengan tujuan kita bersama-sama dapat mengembangkan usaha kemasyarakatan dan perbaikan lingkungan hidup sesuai dengan Visi Misi AMPHIBI”. Pungkas Agus

ADVERTISEMENT

IKLAN
DEVTECH INDONESIA
SOFTWARE DEVELOPMENT

Punya Ide
Aplikasi?

Wujudkan ide digital Anda bersama tim developer profesional.

devtech.app
BUSINESS DASHBOARD Overview
PROJECT 128
USER 8.4K
WEB APP MOBILE APP CUSTOM SYSTEM
Dari aplikasi sederhana hingga sistem skala besar.
KONSULTASI GRATIS

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pembentukan Kelompok Tani tersebut AMPHIBI optimis dengan program yang akan dilakukan nya nanti akan memberikan dampak yang baik bagi perbaikan Lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan.

Muhammad Yazid Bustomi selaku ketua kelompok tani AMPHIBI rangkul Bekasi mengatakan bahwa kami sangat senang sekali dapat bermitra dan berkolabolarasi dengan lembaga AMPHIBI. “saya mewakili dari suara anggota kelompok tani amphibi rangkul bekasi menerima dan setuju atas pembentukan Kelompok Tani ini, dan semoga kedepannya kita terus bisa seiring berjalan dengan tujuan memberikan sesuatu yang baik terhadap masyarakat sekitar”. Ungkap Yazid selaku Ketua Kelompok Tani AMPHIBI Rangkul Bekasi.

Dasar pembentukan dari Kelompok Tani AMPHIBI berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Sekretaris Kelompok Tani DPP AMPHIBI Bang Zay, mengatakan bahwa dasar Hukum pembentukan Kelompok tani tersebut adalah 1. undang-undang RI No. 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani
2. Peraturan Menteri Pertanian (PERMENPAN) RI No 82/PERMENTAN/OT.140/8/2013 tentang Pedoman Pembinaan Kelompok Tani Dan Gabungan Kelompok Tani.

Zay mengatakan, “dari dasar hukum tersebut sudah sangat jelas ya, bahwa didalam dasar hukum tersebut dikatakan perlu nya ada pendampingan atau pembinaan, dan penyuluhan oleh pihak pemerintah, lembaga, dan swasta dalam pembentukan Kelompok Tani.

Kegiatan yang akan dilakukan dilahan seluas 4.000 meter persegi tersebut adalah untuk pembudidayaan getah pepaya, magot, unggas, ikan terpal, dan pengelolaan sampah untuk menjadi pupuk ataupun pakan ternak.

Disela akhir acara tersebut, Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI bersama kelompok Tani AMPHIBI Rangkul Bekasi melakukan doa dan foto bersama. Red.

Follow WhatsApp Channel bnewsmedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar
293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare
Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time
Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan
Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Dari Luka yang Sama, Muaro Ambius Bantu Korban Banjir Taluk
Sampah, Saluran Air dan Seorang Wakil Walikota Padang Panjang
AMPHIBI Salurkan 400 Paket TJSL Ramadhan untuk Pemulung dan Kaum Dhuafa di Bekasi, Jakarta, dan Sumatera Utara
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 18:23 WIB

293 Hotspot Terdeteksi di Sumbar, Jejak Karhutla Capai 440,91 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Dari Tanam Mangrove hingga Bongkar Dugaan Limbah, Aksi AMPHIBI di Deli Serdang Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:50 WIB

Darurat Lingkungan: Tiga Desa di Percut Sei Tuan Terdampak Busa Diduga Limbah Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Berita Terbaru

Environment

Kualitas Udara Sumbar Memburuk, Kabut Asap Mulai Mengancam Sumbar

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:33 WIB

Environment

Pantau Kualitas Udara Sumatera Barat Secara Real-Time

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:54 WIB